Bulan: Agustus 2017

Review OPPO F11 Pro: Jagokan Kamera 48 MP untuk Low Light Portrait

Review OPPO F11 Pro: Jagokan Kamera 48 MP untuk Low Light Portrait

OPPO F11 Pro menjadi opsi baru smartphone di ruang belajar mid-end. Perangkat ini dijejali pelbagai inovasi terkini di industri smartphone. Pun demikian, OPPO F11 Pro menjadi tonggak mula bagi OPPO untuk berpindah dari jargon Selfie Expert mejadi Brilliant Portrait dan mengedepankan keterampilan kamera untuk potret Low Light.

Tampil dengan konsep desain kekinian yang elegan, OPPO F11 Pro muncul dengan menyuguhkan layar sarat tanpa notch yang mulai menjadi tren baru smartphone ruang belajar menengah. Berbekal banderolan harga Rp 4.999.000, OPPO F11 Pro dianggap menjadi di antara produk dengan pemesanan mula paling laris sesudah OPPO F9 6GB.
Paket Penjualan: Handset, Adapter Charger, Kabel Micro USB, Headset, Soft Case, Buku Manual, Kartu Garansi, SIM Ejector

Warna: Thunder Black, Aurora Green

Harga: Rp 4.999.000

Kesan kesatu ketika menggenggam perlengkapan ini, canggih dan berkelas. Desain OPPO F11 Pro terinspirasi dari Find X, khususnya struktur unsur belakang. OPPO menyebutnya mengadopsi desain transparan fosil getah kayu. Bagian ini terlihat lumayan mencolok, dengan permukaan halus bak kaca yang mempunyai pantulan obyek layaknya cermin.
Untuk cover belakang ini, OPPO F11 Pro menawarkan dua opsi warna keren yaitu Thunder Black dan Aurora Green. Kebetulan, unit yang diuji PULSA adalahvarian Thunder Black. Di varian ini, OPPO menghadirkan gradasi tiga warna guna kesatu kalinya di seri F. Perpaduan warna menarik di OPPO F11 Pro Thunder Black ini menghasilkan tampilan visual yang apik, serupa di Find X. Ada warna merah dan biru pada unsur tepi, yang bila disaksikan dari sudut tertentu nampak laksana warna hitam klasik. Sementara guna varian F11 Pro Aurora Green, OPPO melulu memulasnya dengan kombinasi 2 warna gradien yang sepintas terlihat menyusun huruf S.

Lewat kombinasi warna yang lumayan kental ini, refleksi kaca yang umumnya mudah meninggalkan bekas sidik jari, di OPPO F11 Pro malah jadi terminimalisir. Artinya, OPPO memang benar-benar mengerjakan riset lumayan mendalam berhubungan inovasi desain di perlengkapan ini.
Untuk struktur bodinya sendiri, OPPO F11 Pro ini mempunyai sisi yang agak membulat di unsur atas dan bawah frame. Tujuannya, pasti saja untuk menyerahkan kenyamanan yang lebih maksimal saat perangkat digenggam. Di samping itu, permukaan bak kaca yang dipunyai OPPO F11 Pro ini nyatanya tidak terasa licin loh.

Satu urusan yang lumayan unik dari desain belakang perlengkapan ini ialah struktur kamera, sensor fingerprint dan logo perusahaan yang diciptakan satu garis vertikal. Kebanyakan netizen memandang model ini ‘mencontek’ karakter desain smartphone teranyar Nokia. Padahal, OPPO sendiri telah sejak mula punya perlengkapan yang mempunyai konsep vertikal tersebut. Salah satunya terdapat pada OPPO U705T Ulike 2 dan Find 5.
Panoramic Screen
Masih terdapat kaitannya dengan konsep desain, F11 Pro mempunyai struktur layar yang luas dan tanpa poni (notch). OPPO menyinggung konsep layar yang diangkat F11 Pro ini dengan istilah Panoramic Screen. Konsepnya sama serupa dengan yang diangkut Find X. Untuk menemukan model layar sarat ini, OPPO menghadirkan teknologi rising camera di F11 Pro.

Bentang layar ponsel ini menjangkau 6.53 inci, dengan jenis LTPS IPS beresolusi Full HD+. Meski tidak sedikit disayangkan oleh konsumen sebab tidak memakai Super AMOLED, tetapi layar yang dipunyai OPPO F11 Pro ini tetap dapat menghadirkan kejernihan dan ketajaman warna maupun gambar yang maksimal.

Menariknya, komparasi rasio layar ke bodi OPPO F11 Pro menjangkau 90.9% yang dianggap terbesar untuk perlengkapan di lini F Series. Rasio aspek layarnya sendiri 19.5:9 dengan frame rate 60 fps yang membuatnya tampak lebih lapang tetapi tidak menciptakan bodi ponsel menjadi tambun. Kombinasi ini tentunya dapat menghadirkan empiris entertainment yang lumayan mumpuni, terlebih untuk yang kegemaran bermain game dan menyaksikan video.

Buat yang cemas sama layar, tenang OPPO F11 Pro telah melapisinya dengan kaca pelindung anti baret. Tapi tidak anti pecah ya, lagipula kalau sengaja dibanting-banting biar rusak. Di F11 Pro ini OPPO memakai Dragontrail. Beda dengan OPPO F11 yang memakai Gorilla Glass 5.

Untuk hal layar ini, ColorOS 6 yang diangkat OPPO F11 Pro pun menghadirkan sejumlah pengaturan urgen yang bisa dimanfaatkan untuk menambah performa layar. Mulai dari penataan tingkat kecerahan (brightness), penyesuaian temperature layar, model rotasi layar, tampilan full screen sampai ukuran fontasi. Tidak melulu itu, F11 Pro pun menyertakan fitur pelindung mata dari pengaruh efek cahaya biru berlebih yang kabarnya dapat merusak mata guna jangka masa-masa lama. Fitur yang dinamakan Night Shield ini dapat dibilang telah menjadi kemudahan wajib di semua perlengkapan OPPO keluaran terbaru.
Beranjak ke unsur dalam, OPPO F11 Pro telah dibekali antarmuka yang lebih segar dan baru yaitu ColorOS 6 yang berbasiskan Android 9.0 Pie. Perpaduan dua-duanya mampu menghadirkan empiris pemakaian lebih cepat dan ringan, dengan tampilan yang bersih (clean).

Di user interface teranyar ini, tidak sedikit peningkatan yang disuguhkan OPPO. Sistem ini pun menawarkan sejumlah fitur baru laksana gerakan navigasi, mode berkendara, dan pemungutan gambar yang pun terintegrasi dengan fitur belanja. Bahkan, sejumlah fungsi yang sebelumnya muncul di ColorOS lama pun mendapat penambahan kemampuan. Sebut saja Smart Assistant dan Smart Bar yang lebih maksimal lagi fungsinya.
Untuk sistem ketenteraman ponsel, di samping mengandalkan mode standar berupa PIN, Password maupun Patern OPPO F11 Pro pun dibekali oleh dua kemudahan terbaik sekaligus. Pertama terdapat fingerprint yang panel sensornya terdapat di unsur belakang bodi serupa di bawah sensor kamera. Kedua, Face unlock yang mengandalkan kamera pop-up dan didukung teknologi terbaru.

Soal performa, kedua model pengaman ponsel ini dapat menyuguhkan kinerja yang maksimal. Sensor fingerprint misalnya, bisa mendeteksi data sidik jari dengan baik dan akurat, serta dapat membuka layar dengan cepat. Sementara Face Unlock dapat mendata informasi dan karakter wajah secara cepat. Saat diuji coba, Face Unlock di F11 Pro ini dapat mendeteksi wajah dengan baik bahkan saat pemakai memakai kaca mata.

Menariknya, baik fingerprint maupun Face Unlock, selain bisa dimanfaatkan guna membuka layar pun dapat dipakai untuk mengunci software (APP Lock) dan Private Save.
Dual Camera 48 MP guna Low Light Portrait
Di jajaran F Series, F11 Pro adalahperangkat kesatu yang disokong kamera utama 48 MP. Berbeda dengan R17 Pro yang punya Triple Camera, di F11 Pro ini OPPO melulu membekalinya dengan kamera ganda riil 48 MP + 5 MP. Kamera utama 48 MP ini memakai sensor Samsung ISOCELL GM1, dengan bukaan lensa f/1.79.

Kamera utama F11 Pro didukung lensa 6P dengan teknologi Tetracell. Kombinasi ini dapat meningkatkan kepekaan terhadap cahaya yang masuk dan dapat menghasilkan gambar yang lebih cerah. Teknologi kamera yang dipunyai F11 Pro ini secara teknis bakal menganalisa dan menggabungkan data yang diciduk oleh empat piksel yang berdampingan untuk menjadikannya setara dengan ukuran piksel tunggal 1,6μm. Nantinya, sistem kamera bakal melipatgandakan ukuran piksel potret untuk menghasilkan jepretan portrait yang cerah dan tajam.

Secara default, kamera OPPO F11 Pro ini akan menata sensor kamera di resolusi 12 MP. Namun andai pemakai hendak merasakan sensasi kamera 48 MP, mesti mengerjakan pengaturan manual rasio foto. Sayangnya, di pilihan 48 MP ini pemakai tidak dapat memanfaatkan mode HDR, Dazzle Color, Filter, zoom dan sejumlah fungsi standar kamera lainnya.
Berdasarkan data spesifikasi, kamera utama OPPO F11 Pro ini informasinya menggunakan system ball-bearing closed-loop VCM dengan masa-masa mendapatkan titik konsentrasi super cepat, melulu sekitar 0,1 detik. OPPO mengklaim, teknologi ini lebih cepat 600-700ms dibanding system open-loop VCM. Dengan kemampuan konsentrasi yang lebih cepat ini, pemakai dapat dengan leluasa guna menjepret obyek potret baik yang posisinya diam maupun ketika bergerak.

Di F11 Pro ini OPPO mengunggulkan keterampilan kamera guna menghasilkan potret Low Light. Lewat opsi Ultra Night Mode, kamera utama F11 Pro akan bekerjasama dengan teknologi kecerdasan produksi (AI) yang lebih baru. Menariknya, Ultra Night Mode di OPPO F11 Pro ini secara otomatis dapat membedakan wajah insan dengan latar belakang dan menyerahkan perlindungan eksklusif pada lokasi wajah. Hasilnya, pasti saja potret portrait dengan detil yang tajam.
Beberapa sampel potret malam yang sukses PULSA dokumentasikan memakai kamera OPPO F11 Pro, benar-benar menunjukkan detil gambar serta penyinaran yang benar-benar tajam serta akurat. Hampir tidak tampak ada noise maupun over eksposure.
Tidak melulu itu, kamera OPPO F11 Pro pun didukung Color Mapping yang secara otomatis dapat merekonstruksi warna secara akurat menurut skema potret yang berbeda, serta menambah warna supaya terlihat lebih hidup. Cocok banget deh guna yang kegemaran foto-foto. Di sini, kamera F11 Pro pun mempunyai AI Scene Recognition yang menemukan peningkatan. Kini, bisa mengenali 23 tipe skema potret serta 864 kombinasi potret untuk menghasilkan efek potret terbaik dengan mudah.
Layaknya kamera smartphone masa kini, OPPO F11 Pro pun menyertakan pelbagai mode lanjutan laksana Panorama, Time-lapse, Slo-Mo bahkan Expert. Serunya, antarmuka kamera F11 Pro pun sudah terintegrasi dengan Google Lens loh. Fitur baru ini menawarkan pelbagai fungsi lanjutan yang terintegrasi langsung dengan kamera, seperti Scan text, mendeteksi lokasi/tempat bahkan merekomendasikan ke website belanja. Tapi agar Google Lens bisa bermanfaat dengan maksimal, perlengkapan harus terkoneksi dengan jaringan data.

16 MP Pop-up Selfie

F11 Pro memang bukan perlengkapan kesatu yang merealisasikan konsep kamera pop-up. OPPO sendiri pernah mengenalkan smartphone dengan mekanisme kamera pop-up di Find X. Bahkan, brand smartphone yang masih ‘kerabat’ OPPO yaitu Vivo secara khusus justeru menghadirkan kamera pop-up selfie dengan konsep serupa.

Hanya saja, andai di Vivo V15/V15 Pro Vivo menjejalkannya dengan kamera selfie pop-up 32 MP, OPPO F11 Pro melulu berkekuatan 16 MP dengan diafragma f/2.0. Meski begitu, kamera ini disokong AI Beauty camera sangat baru yang bisa mengidentifikasi titik wajah lebih tidak sedikit lagi (total selama 137 titik wajah). Lewat pertolongan kecerdasan produksi (AI), kamera depan ini pun dapat mendeteksi obyek menurut usia, jenis kelamin, warna dan jenis kulit tergolong dapat mempercantik wajah cocok karakter yang spesifik. Kemampuan ini tidak melulu berlaku guna selfie sendirian tapi pun group selfie loh.