Tag: samsung

Adu Ponsel 2 Jutaan: Realme 3 VS Samsung Galaxy M20, Saat Harga Tak Cerminkan Performa

Adu Ponsel 2 Jutaan: Realme 3 VS Samsung Galaxy M20, Saat Harga Tak Cerminkan Performa

Kelompok ponsel di rentang harga 2 jutaan kedatangan penghuni anyar, yaitu Realme 3 dan Galaxy M20 dari Samsung. Keduanya muncul dengan menangkap tidak sedikit sorotan karena sekian banyak fitur yang ditawarkannya. Pertanyaan, mana diantara dua-duanya yang mempunyai value lebih tinggi dan pantas direkomendasikan? Simak rubrik compare berikut.
Gradasi vs Polos
Dipandang dari segi muka, kedua ponsel terlihat begitu serupa dengan layar berponi yang didesain ala cucuran air sebagai lokasi mukim kamera selfie. Poni minimalis ini punya sebutan bertolak belakang di kedua pabrikan. Realme menyebutnya “Dewdrop Display” sedangkan Samsung menjuluki desain layar laksana ini dengan “Infinity-V”.
Beralih ke sisi belakang. Buat pemakai yang tidak begitu mementingkan tampilan jasmani mungkin bakal merasa dua-duanya sama saja. Dengan peletakan lensa kembar kamera utama plus LED flash di lokasi sudut kiri atas, pun pemindai sidik jari di lokasi tengah, Realme 3 dan Galaxy M20 memang punya kesamaan.
Namun untuk pemakai yang peduli dengan rinci desain serta nilai estetika, pasti sajian yang diserahkan oleh Realme 3 jadi jauh lebih menarik.
Sajian warna gradasi dari biru-keunguan di lokasi atas sampai menjadi biru-kehijauan (tosca) di lokasi bawah berkontribusi besar menimbulkan kesan mewah pada Realme 3 varian warna Radiant Blue ini. Bandingkan dengan Galaxy M20 varian Charcoal Black yang terkesan polos dengan warna gelap yang merata di sepanjang body ponsel ini.

Dengan lapisan glossy, cat cover belakang Realme 3 terkesan seolah tercipta dari material logam yang semakin menguatkan kesan mewah pada ponsel ini. Meski demikian, dua-duanya sama-sama mudah dicemari bekas sidik jari. Hal ini diantisipasi dengan baik oleh Realme dengan menyertakan softcae pada paket penjualan Realme 3.

Di samping kamera utama dan pemindai sidik jari, beberapa besar tombol dan port pada kedua ponsel ditaruh pada posisi yang berbeda. Perbedaan lainnya, Realme masih memakai port microUSB guna sambungan data dan pengisian daya ponsel. Sementara Galaxy M20 sudah membawa port USB type-C yang lebih kekinian.
Layar: Serupa Tapi Tak Sama

Seperti dilafalkan sebelumnya, secara kasat dan sekilas, kedua ponsel ini mempunyai layar yang sejenis berkat desain poni minimalis yang dipakai keduanya. Namun secara detail sebetulnya ada sejumlah perbedaan pada keduanya.
Yang kesatu, menurut data spesifikasi yang tertulis secara resmi terdapat selisih tidak cukup dari satu inci pada ukuran layar keduanya. Meski demikian, perbedaan ini hampir tidak terasa walau ketika dua-duanya disandingkan.

Perbedaan berikutnya malah lebih terasa, yaitu pada rasio layar keduanya. Layar pada Galaxy M20 tampak lebih memanjang, sedang kepunyaan Realme 3 tampak lebih lebar. Kendati demikian, saat dipakai untuk memutar konten video yang beberapa besar ber-rasio 4:3 atau 16:9 bakal terlihat lokasi hitam (kosong) di kanan dan kiri frame pada kedua ponsel, karena rasio ultra wide screen 19:9 atau 19,5:9 belum menjadi standar pada bentuk video. Dan ketika gambar diperbesar (zoom in) untuk mengisi layar, bakal ada lokasi yang terpotong di unsur atas dan bawah frame.

Di sisi lain, resolusi layar Galaxy M20 lebih tinggi dibanding kepunyaan layar Realme 3 (FHD+ vs HD+).

Software

Salah satu ruang untuk pabrikan untuk mengindikasikan identitasnya ialah melalui tampilan sistem operasi Android yang dibungkus dengan user interface hasil rancangan masing-masing. Hal ini pula yang tersaji pada kedua ponsel yang PULSA bandingkan.
Realme 3 membawa Color OS versi teranyar (V6.0) sedang Galaxy M20 menyajikan sistemnya dalam tampilan ala Samsung Experience (SE) yang pun pada versi teranyarnya (V9.5).

Sayangnya Samsung terlihat “menyunat” sejumlah fitur pada SE kepunyaan Galaxy M20 ini. Seperti contohnya fitur Bixby Home yang seringkali menempati panel sangat kiri pada Homescreen. Di sisi lain, Color OS V6.0 pada Realme 3 tampil maksimal tergolong dengan membawa fitur Smart Assistant yang ditaruh di panel sangat kiri. Panel Smart Assistant ini memuat informasi situasi cuaca, penghitung tahapan dan event yang tersimpan di kalender pemakai. Selain tersebut ada akses cepat mengarah ke kontak favorit, kalender, dan software favorit pemakai.

Di sektor perangkat empuk (software) ini, Realme 3 dapat dikatakan lebih unggul. Sebab secara default ponsel ini telah membawa Android versi teranyar yakni Pie (Ver.9). Dikombinasikan dengan Color OS terbaru, tampilan antar muka pada sistem Realme 3 menawarkan sejumlah empiris fresh, seperti contohnya pada pengoperasian navigasi sistem yang secara default melulu menyediakan 2 tombol virtual di lokasi navigasi sistem di sisi bawah layar. Tombol tersebut ialah back dan home. Uniknya tombol home ini menyimpan faedah lain. Jika digeser ke kanan, maka pemakai bisa beralih antar software yang berlangsung pada system background secara cepat.

Sementara guna sajian recent task, pemakai lumayan melakukan sapuan ke atas (swipe up) dari unsur kanan lokasi navigasi (navigation bar).

Interface ponsel ini pun membawa faedah tambahan pada tombol lock/power di sisi kanan. Selain guna mengunci layar dengan mengurangi secara cepat, pemakai juga dapat mengakses Google Asistant dengan mengurangi tombol ini sekitar setengah detik.

Hardware

Meski harga varian tertinggi Realme 3 (4/64) lebih murah dikomparasikan banderol harga Galaxy M20 (3/32) dengan selisih menjangkau Rp.400 ribuan, tetapi Realme 3 jelas lebih unggul di beberapa besar sektor yang PULSA ujikan. Namun kelebihan tersebut dapat dikatakan sangat terasa pada di sektor satu ini, yakni Hardware.

Sebab chipset Helio P60milik Realme 3 memang berada di ruang belajar yang lebih tinggi dikomparasikan Exynos 7904 milik Galaxy M20. Helio P60 besutan MediaTek membawa teknologi fabrikasi lebih canggih, serta kecepatan prosesor yang jauh lebih tinggi dikomparasikan kompetitornya tersebut.

Bukan melulu itu, Helio P60 membawa GPU Mali-G72 MP3 yang notabene adalahperbaikan dan penambahan dari Mali-G71MP2 yang terdapat pada Exynos 7904.

Mali-G72 MP3mempunyai kecepatan inti (core) 850MHz, sedang Mali-G71 MP2 melulu sebatas 770MHz. Hal ini pasti berimbas pada kinerja grafis yang lebih baik untuk Realme 3.

Seperti diketahui, walau pada varian tertingginya, Realme 3 jauh lebih hemat dibanding Galaxy M20. Padahal dengan memilih varian tertinggi, pemakai tidak hanya dapat menghemat duit yang cukup tidak sedikit melainkan juga dapat mendapatkan ruang penyimpanan 2 kali lebih luas (32GB VS 64GB) sehingga dapat lebih tidak sedikit menyimpan koleksi file multimedia dari audio, video dan potret dalam ponsel. Di samping itu kapasitas RAM yang diperoleh pun lebih tinggi sehingga memastikan kinerja multitasking yang lebih memuaskan.

Di sektor perlengkapan keras, Galaxy M20 memang mempunyai kapasitas daya baterai yang lebih banyak (5000 mAh vs 4230 mAh) tetapi berkat chipset yang tepat guna dalam konsumsi daya baterai, Realme 3 mampu berlomba dengan paling baik dalam urusan lama masa-masa aktif dari situasi baterai sarat hingga berakhir sepenuhnya.
Kamera

Di sektor kamera, Realme dan Samsung terlihat membekali jagoannya dengan skema yang sama. Lensa ganda pada kamera utama di belakang dan lensa tunggal guna kamera Selfie di sisi depan.
Perbedaan terdapat pada resolusi sensor yang digunakan. Kamera utama Realme 3 memakai konfigurasi 13MP+2MP sedang Galaxy M20 menggunakan campuran sensor 13MP+5MP. Sementara pada kamera selfie, Realme 3 membawa sensor 13MP sedang Galaxy M20 melulu sebatas 8MP.

Beralih pada fitur yang disediakan kamera. Realme menyajikan 3 mode utama Video, Foto dan Potrait. Mode portrait dipakai untuk membuat potret dengan efek bokeh. Namun opsi fitur yang disediakan kamera utama tidak saja 3 mode tersebut. Sebab masih terdapat mode, Chromaboost, Nightscape, Pano, Expert (manual), Time-lapse dan Slo-Mo.
Sementara Galaxy M20 meluangkan opsi Otomatis, Stiker, Foto Rangkaian (Continuous Shot), Live Focus, Kecantikan (Beauty), Pro dan Panorama.

Seperti yang diketahui, ukuran resolusi serta jumlah fitur yang ditawarkan pada kamera ponsel memang tidak serta merta merepresentasikan kualitas potret yang dihasilkan. Bagi itu, pasti saja PULSA memungut sejumlah potret dengan memakai kedua ponsel.

Saat situasi penerangan mencukupi seperti di siang hari, PULSA menggiatkan fitur Chromaboost pada Realme 3 dan HDR pada Galaxy M20. Keduanya terlihat menyajikan dynamic range yang tinggi, tetapi Realme 3 terlihat menyajikan rinci yang lebih baik. Disamping tersebut sajian warnanya juga terlihat lebih terang (vivid).

Demikian pula dalam situasi pencahayaan redup, berkat fitur Nightscape, hasil bidikan kamera Realme 3 tampak jauh lebih baik dari yang diproduksi kamera Galaxy M20. Mode Nightscape mempermudah pemakai guna memotret saat situasi cahaya gelap tanpa pertolongan tripod. Cukup digenggaman tangan, ponsel ini bakal menghasilkan potret bebas blur walau sensor menciduk citra dalam masa-masa yang panjang (long exposure).
Kesimpulan

Seperti dilafalkan sebelumnya, Realme 3 boleh disebutkan menang telak dalam komparasi kedua ponsel penghuni rentang harga 2 jutaan ini. Produk dari pabrikan sub-brand Oppo ini memang unggul di nyaris seluruh sektor yang PULSA ujikan.

Realme 3 mempunyai desain jasmani lebih atraktif dengan warna gradasi yang elegan, OS lebih fresh dengan empiris pemakaian yang baru, kamera dengan hasil bidikan lebih berkualitas, harga lebih hemat dan yang terpenting, performa yang jauh lebih baik.

Bahkan bila dikomparasikan dengan ponsel beda di rentang 2 jutaan pun, tampaknya Realme 3 ini tetap menawarkan value yang tinggi. Hal ini memperlihatkan bahwa harga (price) dan nilai (value), tidak selamanya tidak jarang kali berjalan beriringan.

Review Samsung Galaxy A30: Buka Jalan Layani Segmen Lebih Luas

Review Samsung Galaxy A30: Buka Jalan Layani Segmen Lebih Luas

Menyusul Galaxy M Series yang mengawali debutnya tahun ini, Samsung menghadirkan anggota teranyar dari Galaxy A Series yang telah memiliki kisah lebih panjang semenjak 2014 lalu. Rangkaian Galaxy A Series dilanjutkan dengan kehadiran 4 varian teranyar sekaligus. Keempat varian terbaru Galaxy A Series tersebut ialah Galaxy A50, A30, A20 dan A10.

Kumpulan panjang itumewakili lebarnya bentang segmenharga yang dipenuhi oleh susunan Galaxy A Series ini. Wajar saja, karena salah satu dalil dihadirkannya ponsel-ponsel ini, yaitu untuk memenuhi ruang yang ditinggalkan Galaxy J Series yang sudah dihentikan produksinya.

PULSA juga langsung berpeluang untuk menjajal di antara Galaxy A Series sangat gress ini, tepatnya Galaxy A30. Dan berikut pembahasan PULSA.
Spesifikasi Galaxy A30:

Dimensi & Berat (mm&gram)

Baca Juga: Samsung Banjiri Pasar Ponsel Tanah Air dengan 4 Smartphone Terbarunya

158.5 x 74.7 x 7.7 mm / 165gram

SIM & Jaringan

Baca Juga: Vivo Mitra Official PUBG Mobile Club Open Indonesia 2019
Dual SIM, 4G LTE/HSPA+/3G/2G

Sistem Operasi (OS)

Android9(Pie)+ Samsung One UI 1.1

Supported storage eksternal

microSD up to 512 GB (slot khusus)

Layar inci – Tipe Screen

6.4 inci, ~84.9% screen-to-body ratio, 1080 x 2340 pixels, 19.5:9 ratio (~403 ppi density), Super AMOLED, Corning Gorilla Glass 3

Prosesor/ CPU

Exynos 7904 Octa (14 nm); Octa-core (2×1.8 GHz Kryo 260 Gold & 6×1.8 GHz Kryo 260 Silver), GPU Mali-G71 MP2

RAM & Internal Storage

4GBRAM/ 64GBROM

Kamera (MP/fitur)belakang/depan

Belakang: Dual: 16 MP(f/1.7, PDAF) + 5 MP (f/2.2, 12mm, ultrawide), LED flash, panorama, HDR

Video: 1080p@30fps

Depan:16MP (f/2.0) HDR, 1080p@30fps

Baterai jenis (jenis)

4000 mAh(non-removable)

Paket Penjualan: Handset, Charger, Kabel Data USB Type-C, Buku Manual, Sim Ejector

Warna: Blue, Black, White

Harga: Rp 3.399.000 (4/64GB)

Desain
Seperti diketahui, Samsung adalahsatu-satunya vendor yang seolah alergi guna mengadopsi desain layar berponi. Hal itu bertahan paling tidak sampai akhir tahun lalu, ketika Samsung memperkenalkan pilihan desain untuk Infinity Display andalannya. Kala tersebut Samsung mengenalkan desain baru yang dinamakan sebagai infinity-U, infinity-V dan infinity-O.
Setelah mengaplikasikan layar berponi kesatunya pada Galaxy M Series, Samsung juga meneruskan pengadopsian desain berponi pada ponsel ruang belajar menengah bawah, tergolong Galaxy A30 ini. Bedanya Galaxy M20 yang PULSA uji sebelumnya memakai desain infinity-V, sedang ponsel ini dibekali infinity-U yang sejatinya melulu mempunyai perbedaan yang paling minim pada format poni.

Di balik ke sisi belakang, PULSA diingatkan dengan desain kepunyaan Galaxy M20 yang PULSA uji sejumlah waktu lalu. Samsung menempatkan lensa dual kamera sebagai kamera utama ponsel ini di lokasi kiri atas bareng lampu flash, serta pemindai sidik jari yang dibentuk vertikal bareng logo Samsung di lokasi tengah.

Perbedaan terlihat pilihan warna yang dipunyai Galaxy A30. Ponsel ini tampak lebih mewah dikomparasikan Galaxy M20 yang melulu menampilkan warna datar (plain), sedangkan ponsel ini mempunyai sajian warna yang lebih unik dengan efek kilauan dinamis, khususnya pada unit berwarna biru laksana yang PULSA uji. Pemindai sidik jari pada Galaxy A30 terlihat berwarna senada dengan area beda di sisi belakang, dikelilingi dengan aksen logam yang membuatnya gampang dikenali oleh ujung jari telunjuk pemakai.
PULSA pun terkesan dengan alangkah tipisnya ponsel ini kendati membawa beterai berkapasitas tinggi yang menjangkau 4000mAh. Samsung telah membekali ponsel ini dengan konektifitas USB Type-C yang ditaruh di sisi bawah bareng port audio 3.5mm, lubang mic dan grill loudspeaker.

Sedang sisi kanan ditempati oleh pengatur volume suara dan tombol daya. Dan di sisi berseberangan, terdapat tray kartu SIM yang dapat memuat 2 nano SIM bareng sebuah kartu memory microSD.
Infinity-U
Akhir tahun lalu, tepatnya di mula November, Samsung memberitahukan bahwa pihaknya mengembangkan desain layar baru yang dinamakan dengan infinity-U, infinity-V dan infinity-O.

Infinity-Omemulai debutnya pada Galaxy A8s, yang disusul dengan pasangan M20 dan M10 yang membawa Infinity-V. Hingga lantas desain Infinity-U pun muncul pada Galaxy M30 yang dilanjutkan pada ponsel ini dan saudara dekatnya A50.
Meski selisih harga yang dipunyai ponsel ini lumayan dekat dengan Galaxy M20 tetapi di sektor layar terdapat perbedaan yang lumayan signifikan pada ponsel ini, yakni pemakaian panel layar Super AMOLED khas Samsung. Panel layar ini mempunyai karakeristik tampilan warna yang lebih vivid (cerah) serta warna hitam lebih pekat dibanding pada panel IPS. Di samping itu, dengan pemakaian tema dan wallpaper berwarna gelap, pemakai dapat menghemat daya dengan lebih optimal.

Panel Super AMOLED pun memungkinkan ponsel ini guna mempunyai fitur Always On Display (AOD) yang akan memperlihatkan informasi waku dan notifikasi ketika layar terkunci. Menariknya lagi, fitur AOD pada One UI yang dipunyai A30 ini menyerahkan pilihan tampilan jam yang paling beragam. Setidaknya terdapat 16 jenis tampilan jam guna fitur AOD secara default. Pengguna bahkan dapat mengunduh opsi tampilan AOD lainnya dari Galaxy Themes. Tersedia ratusan opsi mulai dari yang cuma-cuma hingga yang berbayar.

Bocoran Wujud Samsung Galaxy Watch Generasi Berikutnya

Bocoran Wujud Samsung Galaxy Watch Generasi Berikutnya

Bocoran Wujud Samsung Galaxy Watch Generasi Berikutnya – Beberapa minggu kemudian sempat beredar kabar yang mengatakan andai Samsung tengah menggarap smartwatch baru dengan kode nama “Pulse”. Jam tangan pintar tersebut diinginkan akan menjadi penerus dari Gear Sport dan bisa jadi akan dikenalkan dengan membawa nama Galaxy Sport menilik Samsung tengah mengalihkan brand smartwatch kepunyaan mereka ke brand Galaxy. Baru-baru ini muncul sejumlah render yang dianggap sebagai Galaxy Watch.

Render tersebut diberikan oleh tipster Twitter @onleaks yang mengklaim terdapat menurut data pabrik. Samsung Gear Sport datang mengemas tampilan layar seluas 1,2 inci dan dari render, penerus yang diberi kode “Pulse” pun akan memperlihatkan ukuran yang sama. Perangkat disebutkan datang dalam warna hitam, hijau, silver dan rose gold. Tampilannya serupa dengan desain smartwatch Samsung sebelumnya namun ada satu perbedaan yang jelas. Perbedaan tersebut ialah tidak adanya bezel bergalur atau bergigi laksana halnya dengan model sebelumnya. Bezel pada Galaxy Sport terlihat halus tetapi tidak berarti tidak bisa diputar laksana generasi sebelumnya.

Bocoran sebelumnya sudah mengisyaratkan bahwa smartwatch Galaxy Sport akan menjaga Tizen OS dan datang dengan RAM 4GB. Karena tersebut akan menjadi penerus Gear Sport, fitur utamanya akan berhubungan kebugaran. Smartwatch ini juga diinginkan datang dengan Bixby serta sokongan untuk Bixby Reminder. Hal ini berarti bahwa pengumuman Bixby pada smartphone yang terhubung dengannya pun akan hadir di smartwatch. Fitur ini memang tidak terdapat di Galaxy Watch namun dapat mendarat dengan pembaruan firmware nanti. Samsung belum mengungkapkan detail berhubungan peluncuran smartwatch baru dalam masa-masa dekat namun ada bisa jadi perangkat wearable baru tersebut akan dipamerkan bareng Galaxy S10 bulan depan.

Samsung Galaxy Watch Activs Akan Tampi Antarmuka One UI

Samsung Galaxy Watch Activs Akan Tampi Antarmuka One UI

Samsung Galaxy Watch Activs Akan Tampi Antarmuka One UI – Meski belum diumumkan, namun sekarang bocoran render Samsung Galaxy Watch Active dengan kualitas gambar yang baik telah hadir dan mengkonfirmasi dua hal. Smartwatch ini bakal menjalankan One UI teranyar milik Samsung dan tidak bakal mempunyai bezel yang berputar laksana smartwatch generasi sebelumnya.

Wajar saja andai Samsung menghadirkan tampilan antarmuka teranyar miliknya ke Tizen dan pun Android sebab tampilannya terlihat masing-masing bit-nya fresh dan bersih laksana yang bisa Anda bayangkan. Karena Samsung tidak memakai bezel yang berputar lagi, kelihatannya One UI bakal dioperasikan sepenuhnya melewati gesekan dan dengan memakai dua tombol di sisi Galaxy Watch Active.

Semua gambar dan tampilan smartwatch ini mempunyai latar belakang yang berpengaruh gelap, yang tidak melulu memberikan tampilan mewah untuk UI tetapi pun meningkatkan daya tahan baterai, menilik jenis layar AMOLED lebih hemat jika memperlihatkan warna hitam.

Sepertinya Galaxy Watch Active bakal berfokus pada pelacakan kegiatan dengan sebanyak tampilan jam yang mengedepankan kegiatan sehari-hari pemakai. Galaxy Watch Active baru ini disebutkan dapat secara otomatis mengenali lebih tidak sedikit jenis kegiatan dan melacaknya tanpa Anda butuh menginisialisasi latihan. Galaxy Watch Active bakal mempunyai fitur pelacakan detak jantung berkelanjutan yang andai diaktifkan, bakal memberi tahu pemakai segala kelainan dengan detak jantung mereka.

Untuk spesifikasinya, Samsung Galaxy Watch Active akan mengangkat layar AMOLED seluas 1,1 inci dengan resolusi 360×360 piksel. Sementara guna dapur pacunya mengandalkan chipset produksi Samsung, yaitu Exynos 9110 dual-core yang dipadukan dengan 768 RAM dan penyimpanan internal sebesar 4GB. Bagi konektivitasnya ada Wi-Fi, Bluetooth 4.2, GPS, dan NFC.

Smartwatch ini dibekali dengan baterai sebesar 236mAh dan menjalankan sistem operasi Tizen 4.0.0.3, di mana OS ini dikembangkan oleh Samsung sendiri. Selain tersebut Galaxy Watch Active pun dapat disuruh berenang sebab dapat menyelam sampai 50 meter di bawah permukaan air. Samsung diduga akan memamerkan Galaxy Watch Active bareng Galaxy S10, S10 + dan S10e pada acara Unpacked yang akan dilangsungkan tanggal 20 Februari mendatang.