Tag: smartphone

Help Apps, Platform All-in-One Solusi Jasa Kebutuhan Rumah Tangga

Help Apps, Platform All-in-One Solusi Jasa Kebutuhan Rumah Tangga

Salah satu tantangan yang lazim dihadapi oleh masyarakat urban, khususnya untuk mereka yang bermukim di Ibukota ialah layanan lokasi tinggal tangga yang baik. Padatnya masa-masa dalam menjalankan kegiatan sehari-hari menciptakan masyarakat urban kendala dalam menggali jasa keperluan rumah tangga yang cepat dan cocok dengan keperluan mereka.

Sebagai di antara solusi untuk menanggulangi permasalahan tersebut, sekarang telah muncul Help Apps, platform all-in-one yang menghadirkan segala keperluan rumah tangga; mulai dari perawat, supir, juru masak, shopper, house helper yang dapat diminta bantuannya guna mencuci, menyetrika, mencuci rumah, mengasuh taman sampai pekerja konstruksi untuk membetulkan bangunan rumah.

Help Apps menolong pemakainya untuk menggali jasa keperluan rumah tangga yang cepat dan cocok dengan keperluan mereka, membuat pekerjaan sehari-hari pemakainya menjadi lebih gampang dan lebih nyaman.

Selain menolong pemakainya guna mendapatkan jasa keperluan rumah tangga dengan cepat dan mempunyai kualitas yang baik, Help Apps pun membantu tenaga kerja terlatih dan tidak terlatih guna mendapatkan peluang bekerja tanpa batas dan akses luas ke ratusan pemakai Help Apps di Jadetabek. Dengan memberikan peluang bekerja yang luas, tenaga kerja terlatih dan tidak terlatih yang tergabung dalam platform Help Apps dapat meningkatkan pendapatan mereka sampai-sampai dapat menambah kualitas hidup mereka.

“Help Apps adalahplatfrom yang dibuat menurut empiris pribadi saya dan teman-teman ibu lokasi tinggal tangga yang menyokong karir suami, mengurus anak, dan menjalankan bisnis. Tidak melulu membantu masyarakat urban dalam memenuhi keperluan rumah tangga sehari-hari, kami pun membawa tujuan sosial guna memberikan peluang bekerja tanpa batas dan akses luas untuk mitra kami, tenaga kerja terlatih dan tidak terlatih ke ratusan pemakai Help Apps di Jadetabek,” kata Melia Lustojoputro, Founder & CEO Help Apps.

Layanan keperluan rumah tangga yang dihadirkan ke dalam Help Apps mempunyai tarif yang bervariasi. Pengguna dapat mendapatkan layanan lokasi tinggal tangga dari partner Help Apps mulai dari harga Rp 35.000 sampai Rp 125.000 per jam-nya cocok dengan kemahiran masing-masing mitra. Help Apps pun memberikan fitur ekstra berupa kamera pengawas supaya pemakai Help Apps dapat mengawasi secara real-time partner Help Apps dalam menjalankan tugasnya.

Help Apps pun mempunyai fitur Charity Corner dimana pemakainya dapat melakukan sumbangan kepada orang-orang yang membutuhkan. Pengguna Help Apps bisa memberikan sumbangan mulai dari Rp 20.000 dan sumbangan tersebut akan diserahkan oleh kesebelasan Help Apps untuk orang-orang yang membutuhkan.
“Help Apps pun membantu masyarakat yang tidak cukup beruntung dengan penghadirkan open platform untuk siapapun yang hendak berdonasi. Donasi Rp 20.000 yang telah diserahkan oleh pemakai melewati Help Apps bakal kami salurkan ke orang-orang yang memerlukan dalam format 2 porsi nasi bungkus dengan lauk-pauk bernutrisi lengkap,” tambah Melia.

Hingga ketika ini, Help Apps telah dipakai lebih dari 292 pemakai dan diperkuat oleh 132 partner yang tersebar di area Jadetabek. Kedepannya, Help Apps pun akan menghadirkan layanan panggilan dokter ke lokasi tinggal serta layanan guna mengurus dokumen-dokumen individu pemakainya.

TikTok dan Kemenpar RI Luncurkan TikTok Travel

TikTok dan Kemenpar RI Luncurkan TikTok Travel

TikTok memberitahukan kerjasamanya dengan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia sebagai partner resmi co-branding sosial media guna mempromosikan tujuan pariwisata terkemuka di Indonesia.

Kerjasama dengan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar) ialah program kesatu guna TikTok Travel, suatu program yang dipimpin oleh TikTok dengan misi guna mengungkap keindahan sekian banyak negara untuk khalayak global. TikTok Travel bertujuan guna memposisikan TikTok sebagai tujuan semua penggemar sosial media untuk pelbagai momen perjalanan, dari pemandangan yang menakjubkan sampai ke warisan kebiasaan yang menginspirasi, dari melulu melihat sampai mengalami, dan dari merekam sampai berbagi – semuanya terdapat dalam genggaman.

Di Indonesia, kerjasama ini bakal melibatkan serangkaian program online dan offline serta acara guna mempromosikan pelbagai destinasi wisata di Indonesia pada software TikTok. Di antara sejumlah program yang unik ini, tergolong di dalamnya kendala online, filter dan stiker, serta roadshow di semua Indonesia. Selebriti dan kreator lokal ternama diinginkan untuk mempromosikan program ini yang didukung oleh kementerian, yang pun akan menyiapkan akun sah mereka di software TikTok untuk menyuruh khalayak dengan jangkauan yang lebih luas. Kegiatan kesatu dari program ini akan dikenalkan pada akhir bulan April 2019.

Donny Eryastha, Kepala Kebijakan Publik TikTok guna Indonesia, Malaysia dan Filipina, menyatakna pihaknya merasa terhormat ditunjuk sebagai partner resmi co-branding sosial media oleh Kementerian Pariwisata Indonesia melewati brand Wonderful Indonesia untuk menolong mempromosikan pelbagai destinasi pariwisata yang menakjubkan di Indonesia.

“TikTok memfasilitasi suatu jendela untuk menyaksikan dunia dengan proses penemuannya yang cerdas, serta didukung oleh teknologi mutakhir dan konten yang dicocokkan dengan preferensi pemakai. Melalui kerjasama ini, kami bercita-cita dapat memberdayakan pemakai lebih lanjut guna menghidupkan momen perjalanan kesayangan mereka,” lanjut Donny Eryastha.

Sejurus dengan tersebut Kemenpar diwakili Priyantono Rudito, Ketua II Tim Co-Branding Pesona Indonesia, menyambut niat baik TikTok menjadi partner co-branding Wonderful Indonesia.
“Ini mengindikasikan bahwa ekuitas brand Wonderful Indonesia semakin kuat. Untuk tersebut kami menginginkan co-creation Wonderful Indonesia dengan TikTok bisa memperkuat dan menambah minat dan trafik wisatawan millennial ke Indonesia,” tandas Priyantono Rudito.
Dengan menampilkan pelbagai destinasi pariwisata estetis di dunia, TikTok merangkul keberagaman dengan mendahului batasan-batasan penciptaan konten. Menyusul peluncurannya di Indonesia, program TikTok Travel dijadwalkan akan mengenalkan kerjasama dengan sekian banyak otoritas pariwisata di semua dunia.

Google dan Huawei Akhirnya Sepakat Bayar Ganti Rugi Pengguna Nexus 6P

Google dan Huawei Akhirnya Sepakat Bayar Ganti Rugi Pengguna Nexus 6P

Google dan Huawei diadukan telah setuju untuk menuntaskan gugatan class action dari pemakai Nexus 6P yang kedapatan merasakan masalah bootlooping atau ponsel mati secara tiba-tiba. Putusan pengadilan yang tertunda menciptakan kedua perusahaan akan bertanggung jawab menuntaskan gugatan class action dengan nilai total 9,75 juta dolar AS yang telah bergulir semenjak April 2017, yang mewajibkan mengubah kerugian 400 dolar AS untuk semua penggugat yang berpartisipasi.

Gugatan tersebut menuduh bahwa Google, yang mengontrak desain dan penciptaan smartphone Android pada pihak ketiga, Huawei salah satunya, melanggar jaminan perangkat sebab Google dituding menyadari masalah ini, namun tidak menanggapi bug yang terdapat pada Nexus 6P. Penggugat pun mengatakan bahwa Google terus memasarkan perangkat itu tapi tidak mengakui masalah ini.

Jika pengadilan mengamini penyelesaian pada sidang berikutnya pada tanggal 9 Mei, pemakai Nexus 6P di AS yang melakukan pembelian perangkat pada atau sesudah 25 September 2015 akan mengisi syarat guna mengklaim ganti rugi.

Proposal ketika ini mengaku bahwa mereka yang mengisi syarat guna penyelesaian dapat menerima sampai 400 dolar AS untuk perlengkapan mereka yang bermasalah, sedangkan mereka yang menerima Pixel XL dalam program pertukaran jaminan sebelumnya melulu akan menerima 10 dolar AS. Mereka yang menyerahkan arsip yang benar tentang bug itu akan menerima penggantian dengan nilai maksimal, sementara mereka yang tidak, melulu akan menerima 75 dolar AS.

Ini melulu salah satu dari tidak banyak gugatan class action berhubungan Android yang menyebabkan produsen menunaikan pemilik perlengkapan yang bermasalah. LG pun pernah merasakan gugatan class action dengan permasalahan yang sama berhubungan dengan perlengkapan G4, V10, V20, Nexus 5X, dan G5 pada Januari 2018 lalu.

[First Impression] Huawei P30, Desain Keren dengan Triple Camera Leica

[First Impression] Huawei P30, Desain Keren dengan Triple Camera Leica

Di Indonesia, kehadiran trio Huawei P30 Series memang tidak melewati even eksklusif yang mewah dan melibatkan semua artis serta influencer/KOL.

Keberadaan ketiga produk yang lumayan menyita perhatian konsumen tanah air ini, terendus dari kampanye promosi pemesanan mula (Pre Order) yang disebar melewati jaringan sosial media Huawei Indonesia serta sekian banyak channel penjualan baik online maupun offline sejak sejumlah pekan lalu. Bahkan, kabarnya sendiri telah tersebar sehari sesudah diluncurkannya P30 Series di Paris, Perancis.

Berdasarkan keterangan dari rencana, Huawei pun akan memperkenalkan jajaran produk terbarunya itu berbarengan dengan pendahuluan Huawei High-End Experience Shop, yang akan dilangsungkan di Jakarta pada 12 April. Sementara guna Pre Order sendiri P30 Series bakal menggandeng Lazada secara eksklusif.

Untuk yang penasaran laksana apa sih tampilan serta unggulan yang diangkut trio Huawei P30 Series tersebut, PULSA akan menjabarkan ‘pandangan’ kesatu memegang di antara varian P30 Series yang adalahmodel sangat tengah yaitu Huawei P30.

Ditawarkan dengan banderolan harga yang cukup ‘premium’ yaitu sekitar Rp 9.999.000, Huawei P30 memabwa mayoritas jeroan yang terdapat di Huawei P30 Pro. Tambah penasaran kan? Simak ulasannya inilah ini.

Desain dan Layar
Konsep desain yang diangkat smartphone ini sama serupa dengan yang diterapkan pada kembarannya, P30 Pro. Di unsur depan, Huawei P30 menghadirkan karakter desain yang tampil kekinian. Salah satunya tampak dari adanya poni (notch) berupa cucuran air. Model desain laksana ini sebetulnya lebih tidak sedikit didominasi oleh smartphone ruang belajar entry level.
Huawei P30 punya desain yang tidak banyak lebih rinkas ketimbang P30 Pro yang tampak ‘bongsor’. Dimensi P30 melulu sekitar 149.1 x 71.4 x 7.6 mm dengan mutu 165 gram. Bodinya ini lumayan pas dan nyaman guna menanamkan layar AMOLED berukuran 6.1 inci dengan rasio Full HD+ yang telah didukung teknologi HDR10 dan DCI-P3.
Serupa P30 Pro, Huawei pun menerapkan knsep pulasan warna baru di P30. Tidak lagi melulu menghadirkan gradasi warna standar, tapi telah lebih modern. Di smartphone ini, Huawei terinspirasi oleh Salt Flats atau dataran garam padat yang dapat memunculkan efek cermin dengan pewarnaan berbeda. Dan di P30 yang PULSA coba, opsi Breathing Crystal dapat menampilkan efek warna putih langit yang dipadukan dengan warna biru di unsur tengahnya. Efek gradasi ini bakal terlihat cocok sudut pandang dan arah cahaya yang terpantul ke bodi.

Huawei P30 meletakan kompartemen SIM card dan slot kartu kenangan tambahan di sisi kiri bodi. Untuk menerbitkan ‘rumah’ dari kartu-kartu itu harus memakai Pin ejecktor eksklusif yang terdapat di paket penjualan. Di smartphone ini, tray kartu SIM merealisasikan model hybrid. Artinya, slot SIM 2 juga bermanfaat ganda guna kartu memori. Menariknya, model kartu memori perluasan yang diangkat Huawei P30 ini ialah jenis Nano Memory (NM).
Untuk panel kontrol lain, Huawei P30 menanamkan tombol power dan volume di sisi kanan bodi. Di sisi bawah, smartphone ini terdapat port USB Type-C, corong speaker, mikrofon dan audio jack 3.5mm.
Kamera

Seperti pelajaran promosi yang disebar Huawei, jajaran smartphone terbarunya ini memang menjagokan keterampilan kamera lewat tagline “Rewrite the Rules of Photography”. Ya, P Series Huawei memang dari mula kehadirannya telah diposisikan sebagai perlengkapan ‘premium’ yang mengedepankan kecanggihan kamera beserta teknologi dan fitur-fitur bawaannya.

Di P30, Huawei menanamkan tiga sensor kamera di unsur belakang dengan ciri khas sturktur peletakan yang tetap terinspirasi oleh seri P awal. Di samping itu, smartphone ini pun tetap menghadirkan inovasi yang telah digagas pada Huawei P9 yaitu sensor kamera dan algoritma hasil kolaborasi dengan pabrikan kamera ruang belajar dunia, Leica.
Di struktur atas, P30 meletakan sensor kamera Ultrawide 16 MP (17mm) yang punya aperture f/2.2. Di unsur tengah, terdapat kamera utama berkekuatan 40 MP (27mm) dengan bukaan f/1.8. Sementara yang sangat bawah terdapat kamera telephoto 8 MP (80mm) f/2.4 yang dibekali 3x optical zoom dan fitur OIS.

PULSA sempat menguji keterampilan kamera kepunyaan Huawei P30 ini dan hasilnya memang tampak keren. Foto yang dijepret dalam mode standar dapat menunjukan detil gambar yang tajam dan warna yang terang.
Kamera smartphone ini pun dibekali pelbagai fitur lanjutan yang cukup pelbagai seperti mode Portrait guna menghasilkan potret bokeh, Monochrome, Super Macro sampai Light Painting. Tidak kalah menariknya, kamera di Huawei P30 ini pun menyertakan mode malam (Nigt Mode) yang dapat dimanfaatkan guna menjepret obyek di tempat minim cahaya. Mode kamera Low light ini dapat dibilang sedang ngetren di kalangan vendor smartphone yang belakangan merilis produk baru.

But yang penasaran laksana apa hasil jepretan Night Mode Huawei P30, inilah PULSA tampilkan sejumlah diantaranya.
Hardware

Untuk hal kinerja di unsur dalam, Huawei P30 menenggelamkan spesifikasi yang sama serupa dengan P30 Pro. Chipset yang digunakan ialah HiSilicon Kirin 980 dengan pabrikasi 7nm, dan prosesor Octa-core (2×2.6 GHz Cortex-A76 & 2×1.92 GHz Cortex-A76 & 4×1.8 GHz Cortex-A55). Grafisnya sendiri bersumber dari Mali-G76 MP10.

Sebagai penopang jeroan dalam mengeksekusi sistem operasi Android 9.0 Pie yang dikolaborasikan dengan antarmuka EMUI 9.1, Huawei P30 yang dipegang PULSA dibekali RAM 8GB dengan penyimpanan internal 128GB. Sementara guna konsumen yang hendak menambahkan kenangan penyimpanan ekstra, slot hybrid Nano Memory di perlengkapan ini dapat dijejalkan kartu memori sampai kapasitas 256GB.

Di sektor penyuplai daya, Huawei P30 diperkuat baterai yang mempunyai kapasitas tidak banyak lebih kecil dibanding kepunyaan P30 Pro. Baterai lithium sebesar 3650 mAh tertanam di bodi (non-removable), dan telah didukung keterampilan pengisian cepat (fast charging) dengan kekuatan 22.5W.

Untuk yang masih penasaran dengan Huawei P30 ini, dapat disimak review lengkapnya di tabloid PULSA cetak atau di ww.tabloidpulsa.co.id dalam masa-masa dekat.

Advan S6 Plus Sudah Didistribusikan ke Sejumlah Wilayah di Indonesia

Advan S6 Plus Sudah Didistribusikan ke Sejumlah Wilayah di Indonesia

Advan belum lama ini merilis s6 Plus smartphone Android Go denganbanderol paling terjangkau.

Smartphone yang lumayan moncer ketika dipasarkan secara ‘flash sale’ ini kini sudah didistribusikan ke sekian banyak wilayah melewati mitra dan jaringan anda di semua Indonesia. Demikian seperti disebutkan Mohamad Ilham Pratama, selaku Public Relations Advan.

Advan s6 Plus, disebutkan Ilham telah terdistribusi ke sebanyak wilayah di Indonesia, laksana Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, tergolong Papua. Namun, lanjut Ilham, andai ada konsumen yang hendak membeli secara online tetap dapat dilaksanakan melalui officjal store Advan di sejumlah situs e-commerce.

Tidak ketinggalan Advan pun turut mengiformasikan bahwa respon konsumen terhadap Advan s6 Plus tidak melulu terjadi saat ditawarkan secara flash sale saja. Seperti disebutkan Ilham sesudah flashsale di tokopedia dan shopee respon pasar dinilai baik.

“Setelah flashsale di tokopedia dan shopee respon pasar baik. Jumlahnya pun cocok dengan yang diharapkan,” tutur Ilham.

Advan s6 Plus diketahui adalahponsel Android Go yang dapat menjalankan beragam software lebih cepat, ringan, dan tanpa hambatan. Smartphone berbanderol Rp800 ribuan ini pun dikemas dengan layar lebar 5,5 inci rasio 18:9 (fullview display) dan fitur pendeteksi wajah (face ID)
Menjalankan Android GO, beragam software seperti YouTube GO, Google Maps GO, Files GO terdapat di dalamnya. YouTube GO menyerahkan kemudahan untuk konsumen saat mengakses streaming video atau mengunduh. Bahkan, bisa diakses secara offline. Dengan kata lain, software pada Android GO lebih enteng dan tidak menjadikan performa lemot. Advan s6 Plus memilkiki RAM 1 GB dan ROM 8 GB, dan performa bakal tetap optimal dengan hadirnya Android GO di produk tersebut.
Tak heran bila S6 Plus dinyatakan Advan sebagai produk di antara produk andalannya, pasti kiprahnya di pasar juga diinginkan moncer.

“Target (penjualan) sebanyak-banyaknya. Karena ini di antara produk tumpuan kita di tahun ini,” jawaban Ilham saat ditanya berapa target penjualan Advan s6 Plus.

Pada peluang yang sama, Advan pun membocorkan bahwa pihaknya sedang mempersiapkan sebanyak produk. Kemungkinan produk baru Advan ini bakal diluncurkan sesudah Pemilu 2019.
“Akan terdapat produk baru, tablet dan smartphone. Besar bisa jadi (akan diluncurkan) sesudah pesta demokrsi 17 April ini,” tutup Ilham.

Bakal Jadi Pesaing Redmi Note 7 Pro, Realme 3 Pro Siap Meluncur 22 April

Bakal Jadi Pesaing Redmi Note 7 Pro, Realme 3 Pro Siap Meluncur 22 April

Melalui akun Twitter yang resmi @realmemobiles, sub-brand Oppo tersebut kemarin memposting undangan acara peluncuran smartphone generasi terbarunya yaitu Realme 3 Pro.

Sebenarnya andai Anda masih ingat, selama 3 bulan yang kemudian Realme baru mengenalkan Realme 3 ke publik. Nah, berselang sejumlah bulan setelah pemberitahuan tersebut, tampaknya Realme sekarang mengkonfirmasi bahwa mereka akan mengenalkan varian Pro” dari Realme 3 tersebut.

Pada undangan yang diposting oleh Realme, dilafalkan bahwa Realme 3 Pro akan dikenalkan pada tanggal 22 April 2019 di Delhi University, India. Smartphone ini akan mengincar pemakai anak muda. Dalam undangan tersebut, Realme pun mengusung tagline “Speed Awakens” yang mengisyaratkan bahwa Realme bakal menghadirkan sekian banyak peningkatan spesifikasi dan fitur di dalam Realme 3 Pro, menjanjikan kinerja yang jauh lebih stabil dan cepat.

Realme 3 Pro bisa jadi akan jauh lebih powerful daripada Realme 3 dan akan berlomba secara langsung dengan Redmi Note 7 Pro. Namun sayangnya, artikel yang mengandung undangan peluncuran itu tidak tidak sedikit mengungkap sekian banyak detail dan spesifikasi apapun mengenai Realme 3 Pro.

Semakin Laris, Huawei Hadirkan High-end Experience Shop

Semakin Laris, Huawei Hadirkan High-end Experience Shop

Huawei meresmikan kehadiran toko premium kesatunya di Indonesia yang disebut dengan Huawei High-end Experience Shop (12/4/19). Berlokasi di lantai 3 Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat, Huawei High-end Experience Shop diciptakan dengan paling nyaman berkonsep pusat perbelanjaan smartphone yang canggih dan premium.

“Mengenai keseriusan dan komitmen kami terhadap pasar Indonesia, Huawei bermitra dengan Erafone untuk meluangkan lingkungan melakukan pembelian barang yang baik untuk konsumen,” ucap Lo Khing Seng, Deputy Country Director, Huawei Device Indonesia. “Ini ialah kesatu kalinya kami menghadirkan High-end Experience shop di Indonesia. Melalui toko High-end ini, kami yakin pemakai dan calon pemakai ponsel pintar Huawei akan menikmati pengalaman serta layanan penjualan terbaik,” imbuh Khing Seng.

Sementara Hasan Aula, Chief Executive Officer (CEO) Erajaya Group menyatakan, “Kami bangga bisa menjadi strategic mitra Huawei guna mengelola high-end experience shop kesatu Huawei di Indonesia. Erajaya yakin, dengan empiris panjang kami di bisnis retail, kami dapat memberikan konstribusi untuk menambah penjualan produk-produk Huawei di tingkat retail. Perpaduan antara kelebihan produk dan teknologi Huawei dengan kompetensi Erajaya Group dalam industri retail akan menyerahkan pengalaman terbaik untuk Konsumen Huawei di Indonesia. Kami bercita-cita ini ialah awal kerjasama yang baik untuk dinaikkan lagi di masa yang bakal datang.”
Sebagai tanda terima kasih atas sokongan masyarakat yang sudah menerima produk smartphone unggulan dari Huawei di Indonesia, kami menyerahkan promosi khusus untuk mereka yang melakukan pembelian barang High-end Experience Shop pada periode 12-14 April 2019. Promosinya berupa cashback dan hadiah menarik.

Bagi pembeli HUAWEI Mate 20 Pro yang dibanderol Rp11.999.000, bakal mendapatkan cashback Rp500.000 dan wireless charger plus leather casing. Berbelanja HUAWEI nova 3i yang dibanderol Rp3.499.000 bakal mendapatkan cashback Rp200.000 dan Huawei earphone. Berbelanja HUAWEI Y7 Pro 2019 (4+64) ekuivalen Rp2.799.000 bakal mendapatkan cashback Rp200.000 dan SD card 16 GB, HUAWEI Y7 Pro 2019 (3+32) ekuivalen Rp1.999.000 bakal mendapatkan SD card 16 GB. Huawei pun mengadakan flash sale unik berupa powerbank Huawei berkapasitas 6.700 mAh seharga melulu Rp9.900 saja.
Untuk merayakan toko High-end Experience Shop ini kesatu yang dimulai hari ini, masih terdapat satu lagi kabar baik. Jika Anda mengerjakan pre-order Huawei P30 dan P30 Pro di toko Huawei High-end Experience Shop pada 12-19 April, atau mengerjakan pre-order pada roadshow sekitar 16-19 April di Mal Taman Anggrek, Anda bakal tetap mendpat peluang untuk menemukan Huawei Watch GT ekuivalen Rp2.499.000. Penawaran ini diberi batas hanya guna 180 orang kesatu yang datang pada peluncuran smartphone Huawei P30 Series di mal Taman Anggrek Jakarta. Setiap pembeli dapat melakukan pemesanan mula (pre-order) lebih dari satu smartphone. Namaun melulu berhak guna mendapatkan satu unit Huawei watch GT saja.

“Kami mengundang konsumen yang mengerjakan pre-order di Huawei High-end Experience Shop dan Huawei Roadshow guna menghadiri peluncuran produk dan penjualan kami di Mall Taman Angrek pada 20 April pukul 12.00 WIB. Penjualan resmi dibuka tepat sesudah peluncuran produk selama pukul 13.00 WIB, sampai-sampai Huawei Watch GT bakal ditawarkan untuk 180 pelanggan kesatu yang datang untuk memungut smartphone-nya dalam acara peluncuran tersebut,” jelas Lo Khing Seng.

imoo Luncurkan Watch Phone Z5 Mendukung 4G LTE

imoo Luncurkan Watch Phone Z5 Mendukung 4G LTE

Produsen teknologi jam tangan anak imoo mengenalkan Watch Phone Z5 yang memakai teknologi 4G LTE guna pasar Indonesia. Keunggulan produk ini salah satunya ialah fitur video call yang bisa mendeteksi lingkungan di dekat anak serta berkomunikasi langsung face to face. Fitur ini menyerahkan pemakai empiris baru dalam berinteraksi dengan anak yang tidak berada di dekat orang tua.

Berdasarkan keterangan dari CEO imoo Yuan Xing Wei, teknologi yang terdapat pada Watch Phone Z5 ini adalahhasil riset yang telah dilaksanakan oleh Grup imoo semenjak 2013. Dua tahun lantas imoo mengenalkan produk kesatunya serta mulai menegakkan industri watch phone anak.

“Kami menegakkan pabrik semenjak 2015, dan sekitar tiga tahun sampai 2018 penjualan di semua dunia sudah menjangkau 13 juta unit. Ini pasti sesuatu yang paling membanggakan untuk kami,” kata Yuan Xing Wei pada acara peluncuran Watch Phone Z5 di Mall Kota Kasablanka (13/4/19).

Yuan menambahkan, angka penjualan produk imoo tidak pernah bergeser dari peringkat kesatu dalam pasar global, dan bahkan sudah mendominasi lebih dari 50 persen market share di semua dunia.

“Produk imoo watch phone ketika ini sudah menjadi jam tangan kesayangan anak-anak di semua dunia. Indonesia sendiri adalahpasar potensial untuk kami sebab di sini karakter keluarganya paling akrab, peduli dan harmonis. Salah satu yang mendorong sifat-sifat tersebut ialah intensitas komunikasinya. ”
Konsisten Inovasi

Sebelumnya mula tahun 2019 imoo mengenalkan Watch Phone Y1 sebagai produk kesatunya guna pasar Indonesia. Sederet fitur berteknologi tinggi ditanam di dalamnya laksana Call, Locating, Chat, Ultra-Long Standby, Swimming Waterproof, Class Mode, 12.98 Ultra-Thin dan sebagainya. Walau sasarannya ialah anak-anak, jam tangan ini tidak mempunyai game di dalamnya sampai-sampai orang tua tidak perlu cemas anaknya akan kejangkitan permainan online.

“Baik Y1 maupun Z5 sama-sama aman guna psikologis anak sebab kami tidak menempatkan game apapun di dalamnya. Selain tersebut juga aman untuk para orang tua sebab mereka dapat mengetahui posisi anak serta kegiatannya secara langsung,” tambahnya.

Meski sama-sama ditanam teknologi mutakhir, tetapi ada perbedaan antara Y1 dengan Z5. Salah satunya ialah fitur HD Video Call. Di samping itu, Z5 pun mempunyai 5 MP Wide-Angle Camera yang didesain eksklusif dengan aperture besar f/2.2, partikel piksel peka cahaya 1.12 μm, mendukung potret HD dan Short Video Chat. Dengan layar display ultra-clear AMOLED 1.41 inci, Z5 menyokong jaringan 4G LTE dari semua operator di Indonesia. Bagi CPU, imoo Watch Phone memakai Qualcomm Snapdragon Wear 2100 yang paling kuat. Selain tersebut Z5 pun didukung dengan Swimming Waterproof, baterai silikon negatif 680 mAh dan 6 types of Accurate Locating. Berdasarkan performa dan fungsinya, dapat disebutkan bahwa imoo Watch Phone Z5 ialah Watch Phone anak terhebat dalam dunia industri.
Acara peluncuran imoo Watch Phone Z5 ini pun dihadiri oleh Chief Experience Officer imoo Titi Kamal dan Christian Sugiono. Berdasarkan keterangan dari pasangan suami istri ini, fitur video call menolong mereka berkomunikasi dengan anak lebih praktis dan bertambah frekuensinya. Di samping mereka, pun dihadiri oleh partner kerjasama imoo laksana Qualcomm yang meluangkan teknologi CPU, toko kitab Gramedia, toko retail perlengkapan komunikasi Erafone dan Urban Republic serta exclusive mitra Indosat Ooredoo. Untuk etape pre-order, konsumen Indonesia sudah dapat melakukan pemesanan di imoo official store Tokopedia.

Review Vivo V15: 32 MP Pop-up Camera Pertama di Dunia dengan AI Triple Camera

Review Vivo V15: 32 MP Pop-up Camera Pertama di Dunia dengan AI Triple Camera

Seperti halnya V9, Vivo pun menggelar peluncuran V15 di Indonesia dengan paling megah. Lewat konsep yang menarik berupa elevating stage atau panggung terapung, launching Vivo V15 di Taman Air Mancur Sri Baduga yang terdapat di Situ Buleud, Purwakarta, Jawa Barat ini juga disiarkan secara langsung di 5 stasiun TV Nasional dan 9 platform digital.

V15 sendiri digadang-gadang menjadi smartphone Triple Camera kesatu Vivo, yang dikolaborasikan dengan 32 MP Pop-up Camera untuk potret selfie. Tidak melulu itu, Vivo V15 pun ditargetkan guna ‘menghipnotis’ konsumen tanah air lewat konsep layar Ultimate All Screen berbalut desain anggun bergaya kekinian.

Dengan banderolan harga Rp 4.399.000, mampukah Vivo V15 menggapai berhasil seperti sejumlah pendahulunya? Lalu, bagaimana dengan performa borongan smartphone ini guna memikat calon pembeli? Simak Review Vivo 15 inilah ini.

Paket Penjualan: Handset, Adapter Charger, Kabel Micro USB, Headset, Soft Case, Buku Manual, Kartu Garansi, SIM Ejector
Warna: Royal Blue, Glamour Red
Harga: Rp 4.399.000
Desain Futuristik
Di pasaran Indonesia, Vivo V15 muncul dengan dua opsi warna gradasi yang tampil canggih dan elegan. Ada Royal Blue dan Glamour Red. Kebetulan, unit yang diuji PULSA adalahvarian warna Glamour Red yang sebelumnya dipamerkan oleh di antara brand ambassador Vivo, Prilly Latuconsina, di akun Instagram pribadinya. Perpaduan warna menarik yang ada di cover belakang Vivo V15 menghasilkan visual yang estetik.
Gradasi warna di Vivo V15 dapat terlihat lebih keren andai ditatap dari sudut bawah. Uniknya, cover belakang ponsel ini mempunyai lapisan serupa kaca yang dapat menghadirkan refleksi layaknya cermin. Bagi material cover, sejatinya Vivo V15 memakai bahan plastik.

Serupa produk-produk masa kini, bodi Vivo V15 pun mempunyai lengkungan 3D yang menyesuaikan dengan struktur telapak tangan. Konsep ini tentunya bakal membuatnya nyaman ketika digenggam. Hanya saja, bodi V15 tidak banyak agak tambun. Terlebih saat case pelindung yang terdapat di paket penjualan dipasang ke bodi ponsel.

Berbeda dengan OPPO F11 Pro yang mempunyai struktur kamera vertikal dan sejajar dengan sensor fingerprint serta logo perusahaan, di V15 ini Vivo menempatkan sensor kamera di sisi kiri atas. Konstruksi kamera terlihat tidak banyak agak menyembul, alias tidak datar sebab adanya panel kamera pop-up.
Di sisi kiri bodi, di samping ada kompartemen SIM card dan kartu kenangan dengan tiga slot baki di dalamnya, ponsel ini pun membenamkan Smart Button yang dapat dimanfaatkan guna mengakses Google Assistant dan pun Jovi Image Recognizer.
Untuk panel kontrol dan port lain laksana volume, audio jack 3.5 mm dan micro USB di posisikan di lokasi standar.
Ultimate All Screen
Di samping tampilan cover yang mewah, Vivo V15 pun menghadirkan konsep desain futuristik lewat layar Ultimate All Screen. Display ponsel ini mempunyai bentang 6.53 inci dengan komparasi rasio ke bodi menjangkau 90.95% dan punya aspek rasio 19,5:9. Kombinasi ini dapat membuat tampilan layar jadi terlihat paling luas. Di Vivo V15, Anda bukan lagi menjumpai poni lebar maupun model cucuran air. Jadi, sisi depan V15 memang benar-benar melulu dihiasi oleh penampang layar. Cocok nih guna yang kegemaran nonton video dan main game.
Untuk memastikan tayangan konten multimedia yang maksimal, Vivo V15 menghadirkan resolusi layar Full HD+ (1080 x 2340 piksel). Gambar yang tertampil terlihat rapi dengan detil yang tajam serta semburan warna yang natural.

Terkait layar, FunTouch OS 9 yang dijejalkan Vivo ke V15 ini menghadirkan penataan antarmuka layar yang lumayan beragam. Mulai dari penataan tingkat brightness, model fontasi, ukuran fontasi sampai pengaturan temperatur warna. Tidak kalah pentingnya, ponsel ini pun disokong fitur Eye Protection yang dapat membuat tampilan layar jadi lebih bersahabat guna mata pemakai.

Sistem Keamanan dan Antarmuka Cerdas
Tidak laksana varian Pro yang menggunakan teknologi under display fingerprint, Vivo V15 ini menanamkan panel sensor fingerprint konvensional sebagai sistem pengaman ponsel. Posisinya terdapat di unsur belakang. Performa fingerprint ini lumayan baik dalam mendeteksi data sidik jari. Pengguna dapat mendaftarkan sampai lima data sidik jari berbeda.
Serupa banyak sekali smartphone berfingerprint, faedah pemindai sidik jari di V15 pun tidak melulu sebatas guna membuka kunci layar (unlock screen), namun punya sejumlah kegunaan lain laksana untuk enkripsi software dan pun otorisasi pembayaran (payment).

Di samping fingerprint, Vivo V15 pun tetap menghadirkan mode ketenteraman standar laksana Password, Pattern dan Swipe. Fasilitas standar beda yang juga dapat dimanfaatkan untuk menyelamatkan data ponsel terdapat File Safebox serta Find my Device.

Tidak melulu sistem keamanan, Vivo V15 juga muncul dengan antarmuka sangat baru yaitu FunTouch 9 yang berbasiskan Android 9.0 Pie. User interface ini menghadirkan pelbagai fungsi baru yang lumayan menarik, laksana Jovi Image Recognizer yang mempunyai akses ke sekian banyak platform e-commerce untuk mengerjakan pencarian melewati database yang merangkum lebih dari separuh miliar produk. Fungsi ini dapat dimunculkan dengan cepat melewati Smart Button yang terdapat di sisi kiri bodi, lumayan dengan menekannya dua kali. Jovi Image Recognizer pun terintegrasi dengan faedah kamera. Anda dapat menemukan ikon Jovi ini di unsur pojok kiri bawah mode kamera ketika viewfinder aktif.
Untuk yang suka bereksperimen, antarmuka Vivo V15 ini menyertakan pelbagai pengaturan berhubungan personalisasi dan akses menu. Mulai dari kemudahan mempercantik tampilan layar, sampai akses perlengkapan berbasis gesture.

Antarmuka cerdas kepunyaan V15 pun menyuguhkan sejumlah fungsi baru laksana Smart motion, Smart mirroring, Smart split, mode One-handed guna yang bertangan mungil, S-capture guna meng-capture sekaligus merekam tampilan layar, smart click yang memfungsikan tombol volume guna membuka pelbagai fitur dan pastinya App Clone yang mampu mengkloning aplikasi.
32 MP Pop-up Selfie Pertama di Pasaran
Kamera depan dengan konsep Pop-up adalahinovasi sangat menonjol di Vivo V15. Pop-Up Camera pada Vivo V15 adalahgenerasi ketiga yang dikembangkan dari teknologi serupa dari purwarupa APEX dan smartphone Vivo NEX di tahun 2018 lalu. Namun bertolak belakang dengan kedua smartphone itu yang memakai sensor 8MP, Pop-Up Camera pada Vivo V15 mempunyai resolusi 32MP. Menariknya, model kamera pop-up kepunyaan Vivo V15 ini didapuk sebagai yang kesatu muncul di pasaran tanah air.

Konstruksi kamera pop-up Vivo V15 ini lumayan kokoh dan solid. Mekanisme keluar-masuk (pop-up) kamera depannya juga terbilang lumayan halus. Bagaimana dengan daya tahannya? Di pop-up camera beresolusi 32 MP V15, Vivo telah mengerjakan ribuan tes uji keawetan terhadap benturan guna meyakinkan daya tahan dan kinerja yang dapat diandalkan. Hanya saja, Vivo melulu membekali pop-up camera ini dengan sensor ketenteraman standar
Untuk menghasilkan selfie yang canggih dan tajam, kamera depan Vivo V15 dibekali fitur AI Face Beauty yang dapat diatur secara manual dengan 13 pilihan pengaturan, mulai dari memperhalus kulit wajah, meniruskan rahang, menata lebar dahi, sampai ketebalan bibir. Fitur ini pun dapat bekerja otomatis.

Kamera Selfie 32MP kepunyaan V15 pun membawa fitur Portrait Light Effect untuk mengaplikasikan efek penyinaran (lighting) buatan. Tersedia 6 opsi diantaranya Natural, Studio, Stereo, Loop, Rainbow, dan Monochrome Background. Mode Portrait Light Effect ini pun sanggup menghasilkan potret selfie dengan efek bokeh yang keren.

Beragam fitur kamera lainnya laksana filter, HDR dan AR Sticker juga dapat diterapkan guna menghasilkan potret selfie yang lebih ciamik.
AI Triple Camera
Di jajaran produk Vivo, V15 adalahsmartphone Triple Camera kesatu Vivo yang resmi terdapat di pasaran. Kamera belakang yang tertanam ini mempunyai konfigurasi 12MP + kamera ultra wide angle 8MP + kamera depth sensor 5MP. Menariknya, kamera utama yang tertanam pada unsur belakang ini mempunyai 24 juta unit potret sensitif diperbanyak dengan sensor 1/2,8 inci, aperture f/1,78 ukuran piksel 1.28µm x1.28µm dan teknologi dual-pixel.

Sementara itu, kamera kedua yang mempunyai lensa super wide dapat menghadirkan objek potret dengan sudut sampai 120 derajat. Artinya, Anda bisa mengambil potret dengan objek yang lebih tidak sedikit dan pemandangan yang lebih luas, serta mengabadikan sekian banyak momen yang menakjubkan dengan sudut pandang yang lebih luas.
Anda yang kegemaran bereksplorasi, kamera depan Vivo V15 pun menyertakan pelbagai fitur dan mode kamera layaknya di ruang belajar flagship, termasuk pilihan Pro. Serupa kamera depan, V15 pun menyertakan pilihan Live Photo, yang memungkinkan hasil jepretan seakan-akan dapat bergerak layaknya video ketika di preview.

Di samping di antarmuka dan kamera depan, Vivo pun menjejalkan teknologi AI cerdas ke kamera utama V15. Salah satu yang sangat menonjol ialah hadirnya AI Body Shaping. Fitur ini memungkinkan Anda guna menyesuaikan unsur tubuh dengan penyelesaian yang ditawarkan secara cerdas. Anda pun dapat menata preferensi secara manual ketika berfoto dan merekam video. Membuat format tubuh Anda tampak lebih proporsional dari ujung kepala sampai ujung kaki.
Helio P70 RAM 6GB
Berbeda dengan varian V15 Pro yang memakai Snapdragon 675, di V15 ini Vivo menanamkan chipset MediaTek Helio P70. System on Chip ini di bina menurut pabrikasi 12nm dengan dua cluster big.LITTLE, 4×2.11GHz Cortex-A73 dan 4×1.99GHz Cortex-A53. Helio P70 ditopang dengan chip AI (APU) multi-core yang dapat bekerja sampai 525 MHz dan 30 persen lebih tepat guna dari seri sebelumnya.
Helio P70 mempunyai teknologi CorePilot 4.0 yang digadang-gadang dapat mengelola pembagian tugas antara sumber daya pemrosesan dengan konsentrasi manajemen daya dengan lebih baik. Chipset ini dikolaborasikan dengan grafis ARM Mali-G72 MP3 yang dianggap lebih irit daya sampai 35 persen, dan dianggap sedikit lebih baik ketimbang Snapdragon 660. Dukungan Android 9.0 dan Funtouch OS 9 terbaru pun mengoptimalkan manajemen daya dan menyerahkan jangka pemakaian yang lebih lama.
Untuk menaikkan kinerja jeroan ini, Vivo V15 disokong RAM 6GB dengan penyimpanan internal 64GB. Pengguna pun diberi kemerdekaan untuk menambahkan kartu penyimpanan perluasan microSD dengan kapasitas maksimal sampai 256GB. Menarinya, slot memori perluasan ini terpisah dari baki SIM card loh. Jadi, selain dapat menyisipkan dua kartu SIM, pemakai juga dapat memasang kartu microSD sekaligus.

Terkait performa hardware guna bermain game, Vivo menghadirkan Game Mode 5.0 di V15 yang digabungkan dengan fitur Dual-Turbo. Gabungan kedua fitur ini digadang-gadang dapat membuat empiris gaming yang lebih fasih dan meminimalisir frekuensi lagging sampai 300%.
Sebagai sumber power, Vivo V15 ditopang baterai berkapasitas 4000 mAh yang pun dibekali teknologi Dual-Engine Fast Charging, pengisian daya V15 menjadi lebih cepat dan aman. Menariknya, Vivo pun melapisi teknologi pengisian baterai ini dengan sembilan lapis pelindung yang akan mengayomi baterai dalam proses pengisian daya.
Untuk pemakaian normal, baterai Vivo V15 dapat bertahan sampai satu hari penuh. Bagi Anda yang hendak meningkatkan daya tahan baterai, dapat memanfaatkan mode penghemat konsumsi baterai yang pun disediakan Vivo di perlengkapan ini. Ada dua pilihan yang ditawarkan yaitu Low power mode dan Super Power Saving mode, keduanya dapat ditemukan pada menu penataan baterai.
Kesimpulan
Itulah pembahasan Review Vivo V15, dengan banderolan harga Rp 4.399.000 untuk suatu Vivo V15, sejatinya dapat menjadi hal penting guna konsumen melirik perlengkapan ini. Tidak melulu itu, smartphone ini pun muncul dengan daya tarik desain mewah lewat Ultimate All Screen tanpa poni serta embel-embel yang kesatu dengan Selfie Pop-up dan Triple Camera. Ketiga hal tersebut menjadi Unique Selling Point (USP) dari Vivo V15, sekaligus sebagai pertaruhan Vivo dalam memburu market leader di pasar smartphone tanah air.

Impresi Awal Huawei P30 Pro, Konsentrasi Pada Peningkatan Kamera

Impresi Awal Huawei P30 Pro, Konsentrasi Pada Peningkatan Kamera

Bahagia sekali Pulsa berpeluang mereview produk yang menarik ini. Sejak mula diperkenalkan pada 26 Maret 2019, ponsel ini unik perhatian tidak hanya pada pengaplikasian prisma pada lensa kamera guna mendapatkan gambar zoom yang lebih baik, tapi pun tentang motivasi Huawei dalam mengolah pendekatan di sisi kamera ponsel. Apa saja evolusi yang diangkut kamera Huawei P30 Pro? Pastinya tersebut yang menciptakan kami penasaran.

Tulisan ini sekaligus menjadi artikel hands on, mengulas impresi kami di menit-menit mula pemakaian produk ini.Nantikan review mendalamnya di sejumlah hari ke depan.

Ubah Tampilan PadaDesain Back Cover

Jika di produk-produk sebelumnya Huawei sempat memakai desain gradasi dua warnayang terinspirasi oleh gejala alam aurora, kemudian ada desain mengalir atau flowing design di Mate 20 Pro, maka kali ini Huawei mengupayakan memberi pendekatan berbeda.
Masih tetap terinspirasi oleh warna-warna yang dipersembahkan oleh alam, Huawei P30 Pro mengupayakan menggali lebih tidak sedikit warna gradasi. Kali ini sumber inspirasinya ialah Salt Flats atau dataran garam padat yang kerap menimbulkan efek cermin dengan pewarnaan bertolak belakang tergantung dari masa-masa dan musim yang berlangsung.
P30 pro menawarkan 3 pewarnaan yang menarik. Breathing Crystal, laksana yang akan kami review kali ini. Menggambarkan efek warna putih langit yang terpantul pada dataran luas dengan semburat warna biru di tengah sebagai kaki langit atau horison. Lalu terdapat Amber Sunrise yang ingin merah ke arah oranye, mencerminkan gradasi antara langit pagi dan pantulannya di ketika matahari terbit, pun ada warna Aurora dengan gardasi biru ke hijau.
Intinya, Huawei kembali hendak menegaskan kesan anggun lewat P30 Pro, menjadikannya produk yang rapi di sisi teknologi, namun pun tetap unik di sisi desain.

Layar AMOLED Hingga ke Tepian

Hal beda yang langsung dapat kita rasakan ketika memegang ponsel ini guna kesatu kali ialah layarnya yang tajam. Meski dengan resolusi khas seri P, yaitu 2340 x 1080 pixel atau masuk dalam kelompok FHD+ dengan rasio layar 19.5:9, layar ponsel tertampil rapi berkat pemakaian jenis layar OLED yang menyokong HDR. Penggunaan jenis layar ini pun membuatnya tampil cantik secara desain sebab memanfaatkan sisi ponsel dengan maksimal. Dengan demikian, bukan lagi ada bezel di unsur samping kiri dan kanan layar. Bahkan pada unsur ini kadang bisa tersentuh secara tidak sengaja ketika kita memegang unsur tepi ponsel ini.

Tapi terdapat teknologi beda yang unik di balik dalil pemakaian layar OLED ini. Selain mencantumkan sensor sidik jari di bawah layar, ponsel ini pun tidak lagi meluangkan speaker earpiece guna bertelepon. Sebagai gantinya Huawei memakai Huawei Acoustic Display Technology, dimana getaran suara dialirkan melewati layar mengarah ke ke telinga pemakainya.
Tidak perlu cemas suara lawan bicara akan tersiar dengan gampang oleh orang yang terdapat di sekeliling kita. Teknologi ini tetap bakal mempertahanakan privasi pembicaraan Anda, melulu untuk kita sendiri, layaknya memakai earpiece tradisional.

Untuk itu, maka kamera depan dapat dimuat dalam satu bentukan notch yang kecil bak cucuran embun (dew drop) tanpa butuh lagi ditemani oleh earpiece.

Dua Biometrik Andalan

Bergeser ke unsur fitur pengaman, Huawei P30 Pro memakai 2 pengaman biometrik sekaligus. Sampai sini pasti Anda beranggapan tidak terdapat yang menarik. Tapi tidak boleh salah, laksana pendahulunya, Mate 20 Pro, ponsel ini pun sudah dibekali sensor sidik jari di bawah layar. Dan performanya sudah dapat dibilang mumpuni. Ada perbaikan dari penerapan di produk sebelumnya.
Bersama dengan in-display fingerprint sensor, pun ada face detection. Anda dapat memilih behavior nya apakah langsung membuka lock screen ke home screen, atau melulu membuka kuncinya saja, sedangkan untuk ke homescreen kita masih mesti menggeser klayar ke atas.

Bila dua-duanya diaktifkan, pastikan kita memilih face detection guna langsung membuka layar. Kalau tidak nanti ada tidak banyak rancu.

EMUI 9 Yang Tetap Potensial

Sebagai custom UI, EMUI bukan anak kemarin sore. Pengembangannya terus berkelanjutan dan menyerahkan sejumlah fitur-fitur anyar di masing-masing versinya. Kali ini bareng dengan UI bawaan Google Pie, sejumlah faedah lawas dan baru yang anda butuhkan sudah dapat kita gunakan. Terutama di sisi kontroling memakai gesture, multiscreen, one hand mode dan sebagainya.

Tapi, andai Anda membelinya sekarang, hari ini juga, maka Anda barangkali harus menunggu sejumlah saat guna mendapatkan update baru lagi yang membawa tidak sedikit fitur menarik, di antaranya di sisi kamera, sinkronisasi dengan perankat dan perkakas beda dan sebagainya.

Tidak tidak sedikit yang dapat dikeluhkan dari EMUI anyar ini, kecuali pada tampilannya yang mungkin untuk sebagian orang dirasakan terlalu kaku. Itupun tidak memerlukan waktu terlampau lama guna terbiasa.

Chipset Kirin Teranyar

Seperti sudah dilafalkan di dalam judul dan paragraf kesatu artikel ini, layaknya seri P huawei lain, P30 Pro lebih ingin berkonsentrasi pada kamera. Tapi bukan berarti hal performa ditinggalkan.

Huawei P30 memakai chipset sama yang dipakai Mate 20 Pro. Yaitu Kirin 980. Memadukan CPU, GPU dan NPU guna efisiensi daya yang lebih baik. Ponsel ini di atas kertas mempunyai performa yang buas. Ditambah dengan teknologi penghantar panas yang lebih baik, maka ponsel ini terasa lebih adem ketimbang Mate 20 Pro ketika dipakai ngegame PUBG.

Mengingat kedua ponsel ini telah sama-sama memakai GPU Turbo, maka ademnya P30 Pro adalahhasil dari pemakaian rancangan Huawei SuperCool, yang memadukan lapisan graphene, grafit dan desain pipa penghantar panas untuk menambah performa ponsel.

Produk yang terdapat di meja review PULSA ini adalahvarian yang bisa jadi besar bakal diluncurkan di Indoneisa tanggal 12 April mendatang. Yakni produk dengan RAM 8 GB dan penyimpanan internal 256 GB.
Kami sempat menguji dengan beberapa software benchmarking dan hasilnya relatif lebih rendah dari Mate 20 Pro. Meskipun tidak terlampau signifikan. Artinya kinerja dua-duanya kami percaya sedang di satu level yang sama. Hanya saja fakta ini menciptakan kami lebih yakin bahwa P30 Pro memang ingin lebih berkonsentrasi pada pengembangan kamera.

Banyak Perubahan di Kamera

Nah unsur kamera ini yang sangat seru guna dikupas. Seperti yang sudah kita ketahui, semenjak P9, Huawei berkolaborasi dengan pabrikan kamera Leica dalam mengembangkan sensor dan algoritma pemungutan gambarnya. Dan masing-masing produk baru pasti membawa peningkatan fitur, tak terkecuali di Huawei P30 Pro ini.
Perubahan kesatu, yang terlihat ialah hadirnya 4 kamera di unsur belakang, 3 tersusun memanjang dari atas ke bawah, dan satu lagi ditaruh di bawah flash. Satu kamera yang menduduki titik sangat atas adalahkamera 20MP ultrawide angle (16 mm) f2.2. Sementara di bawahnya terdapat 40MP wideangle lens (27mm) f1.6.

Sedangkan dua kamera lain, yaitu yang sangat bawah di kumpulan yang tersusun memanjang ini, ialah kamera baru yang memakai teknologi periskop. Desain laksana ini telah diperkenalkan kesatu kali semenjak MWC 2017 kemudian oleh vendor pesaing. Sebagai penyelesaian untuk menemukan gambar yang solid menggunakan sejumlah tumpuk lensa yang tersusun menyamping, sampai-sampai tidak menciptakan ponsel jadi tampak gendut. Lalu untuk menciduk gambar sampai sampai ke sensor melewati tumpukan lensa tersebut, maka mereka memakai kaca prisma yang bakal membelokkan cahaya ke arah samping, dimana tumpukan lensa dan sensor berada.

Dengan semakin tidak sedikit lensa yang tercebur dalam pemungutan gambar melewati kamera ini, maka saya dan anda bisa melakukan perbesaran gambar yang setara dengan perbesaran optical. Dimana kualitas potret dapat dijaga meski merasakan perbesaran. Dalam urusan ini Huawei P30 Pro dapat menangkap gambar dengan perbesaran 5X secara optical, 10X hybrid dan sampai 50 X secara digital.
Lalu yang terakhir terdapat kamera ToF Depth sensing, singkatan dari Time of Flight. Merupakan sensor kamera untuk memisahkan jarak antara obyek utama dengan latar belakang. Secara teori, potret portrait yang dapat dihasilkan oleh ponsel ini akan menunjukkan gambar bokeh yang lebih halus tanpa tampak artifisial.

Percobaan yang kami lakukan lumayan untuk menjelaskan makna penting hadirnya kamera ini dalam menambah kualiatas potret portrait di Huawei seri P.
Lalu masih di urusan pemungutan gambar, secara spesifikasi kamera P30 Pro telah bisa tidak sedikit bicara soal kemampuannya menciduk cahaya. Bukaan kamera utamanya ialah f/1.6. Tapi tersebut saja belum cukup, Huawei P30 Pro pun adalahproduk kesatu Huawei yang memakai sensor RYYB (red yellow yellow blue) menggantikan sensor RGGB (red green green blue).

Mengganti filter berwarna hijau dengan kuning, bakal meningkatkan keterampilan sensor dalam menciduk lebih tidak sedikit warna hijau dan merah ke dalam spektrum warna yang terlihat. Ini akan menambah kapasitas cahya yang masuk, sampai 40 % lebih banyak.

Kamera Huawei P30 Pro sekarang mempunyai ISO yang besar, yaitu 409.600 (empat ratus sembilan ribu enam ratus).

Berbagi Daya Secara Nirkabel

Kehadiran keterampilan wireless reverse charging di Huawei Mate Pro, meskipun tadinya dianggap nge-troll, namun dialami manfaatnya oleh sejumlah pemakai yang kami temui. Mungkin atas dasar yang sama, maka fitur ini pulang dihadirkan di produk P30 Pro.

Karena kapasitas baterai P30 Pro sendiri telah mumpuni, yaitu di angka 4200 mAh dengan sokongan fast charging (huawei super charge), maka membagi daya dengan sesama pemakai ponsel yang menyokong pengisian daya nirkabel tidak bakal menjadi masalah.

Demikian artikel impresi mula PULSA tentang Huawei P30 Pro ini. Pengen tahun harga Huawei P30 Pro sah dan bagaimana kamera huawei P30 Pro ini lebih lanjut? Nantikan reviewnya secara lebih mendalam di sejumlah hari mendatang.