Tag: teknologi

Acer Perkenalkan Laptop Gaming Nitro 7 dan Nitro 5 yang Diperbarui

Acer Perkenalkan Laptop Gaming Nitro 7 dan Nitro 5 yang Diperbarui

Acer kembali mengenalkan jajaran laptop gaming terbaru, Nitro 7 dan Nitro 5 yang didukung Windows 10 di ajang tahunan next@acer di New York.

Laptop Nitro 7 yang baru diperuntukkan untuk para gamer kasual yang hendak meningkatkan kinerja permainan mereka ketika bermain dengan rekan secara daring. Di samping itu, Acer telah memodernisasi seri laptop Nitro 5 dengan grafis NVIDIA GeForce GTX terbaru, tampilan baru dengan refresh rate 144Hz1, dan masa-masa respon latensi rendah melulu 3ms³.

James Lin, General Manager, Laptops, IT Product Business, Acer Inc menuliskan laptop gaming Nitro 7 dan Nitro 5 yang baru memperlihatkan bahwa guna mendapatkan kinerja gaming istimewa, perkiraan tidak mesti membengkak.

“Kini semua gamers dapat menikmati lebih tidak sedikit fitur yang dikemas dalam desain ramping untuk menambah pengalaman bermain mereka,” lanjut James.

Turut berkomentar Mark Linton, General Manager, Consumer and Device Sales, Microsoft Corp menuliskan sangat menyenangkan menyaksikan Acer mengenalkan portofolio perlengkapan gaming yang sangat menyeluruh dan dirancang untuk mengisi kebutuhan sekian banyak tipe gamer melewati seri Predator dan Nitro baru mereka.

“Acer terus berinovasi dan menghadirkan empiris bermain yang luar biasa untuk para konsumennya,” tandas Mark.
Acer Nitro 7 teranyar dirancang untuk semua gamer kasual yang mengharapkan desain dan kinerja terbaik. Perangkat ini menawarkan chassis metal ramping baru dengan ketebalan melulu 19.9 mm1. Tampilan layar 15,6 inci beresolusi tingginya menghasilkan warna laksana yang tampak di dunia nyata, dengan refresh rate 144Hz1 dan masa-masa respon 3 ms3 untuk menyerahkan pengalaman gaming bebas-patah — krusial ketika berada di tengah pertempuran. Prosesor Intel Core Generasi ke-9 dan GPU NVIDIA teranyar memampukan Nitro 7 untuk memastikan pengalaman bermain game yang mulus. Nitro 7 pun menawarkan pilihan penyimpanan memadai, tergolong dua slot guna SSD PCIe M.2 Gen 3×4 memakai teknologi NVMe di RAID 01, dan konfigurasi sampai 32GB RAM DDR4 serta ruang penyimpanan HDD sampai 2 TB.
Sementara laptop Acer Nitro 5 yang diperbaharui memungkinkan pemakai guna menikmati sekian banyak game favoritnya dengan tampilan istimewa melewati layar IPS Full HD baik seukuran 17,3 inci ber-bezel tipis, atau 15,6 inci dengan rasio layar-banding-pinggiran sebesar 80 persen yang luar biasa.

Nitro 5 memadukan prosesor1 Intel Core Generasi ke-9, GPU NVIDIA terbaru, dua SSD PCIe M.2 Gen 3×4 yang memakai teknologi NVMe di RAID 01, serta opsi sampai 32GB RAM DDR4 guna kinerja gaming superior yang ramah anggaran. Streaming gameplay diciptakan jadi sangat gampang dengan Gigabit Wi-Fi 5 dan teknologi MU-MIMO 2×2. Para pemakai juga dapat menghubungkan gawainya menggunakan sekian banyak pilihan port yang tersedia, laksana HDMI 2.0, USB Type-C 3.2 Gen 1, dan lainnya.

Sedikit daftar spesifikasi produk, harga, dan ketersediaan bakal bervariasi di setiap kawasan.

Huawei MateBook E (2019) Resmi Dirilis, Pakai SD850 Dibanderol Mulai Rp8 Jutaan

Huawei MateBook E (2019) Resmi Dirilis, Pakai SD850 Dibanderol Mulai Rp8 Jutaan

Huawei baru-baru ini secara resmi memberitahukan notebook 2-in-1 generasi terbarunya ke publik. Perangkat yang disebut Huawei MateBook E (2019) dibekali dengan sekian banyak spesifikasi dan fitur baru. Termasuk sokongan processor Qualcomm Snapdragon 850 dan menjalankan Windows 10 Home.

Kinerja Huawei MateBook E (2019) mengandalkan chipset Snapdragon 850, RAM 8GB dan ROM 256GB / 512GB UFS. Perangkat ini memiliki sokongan untuk 4G LTE (nano-SIM) yang merangkum pita jaringan di mayoritas wilayah, sampai-sampai Anda tidak jarang kali dapat tetap terhubung laksana yang Anda kerjakan pada ponsel Anda.

Di dalam Huawei MateBook E (2019), ada teknologi antena MIMO 4 × 4 untuk mengawal koneksi kita tetap powerful baik di dalam maupun di luar ruangan. Di samping itu, terdapat sokongan konektivitas Bluetooth 5.0 dan Wi-Fi dual-band. Huawei menuliskan bahwa notebook terbarunya ini mempunyai fitur eksklusif yang menangkal Bluetooth dan Wi-Fi saling “mengganggu”.

Huawei MateBook E (2019) memperlihatkan layar sentuh 12 inci dengan resolusi 2,160 x 1,440, aspek rasio 3: 2 dan sudut pandang 160 °. Layar yang diangkat oleh Huawei MateBook E (2019) mempunyai lapisan oleophobic guna menjaganya tetap bersih dan bebas dari noda. Huawei menuliskan bahwa mereka mempunyai sertifikasi TUV Rheinland yang berarti perlengkapan ini direkomendasikan paling aman dari cahaya biru yang berbahaya untuk mata.

Di departemen fotografi, Huawei MateBook E (2019) dilengkapi kamera 13MP di unsur belakang perlengkapan dan kamera depan dengan resolusi 5MP untuk mengerjakan panggilan video. Notebook ini pun mempunyai pemindai sidik jari yang dipasang di samping bodi notebook.

Huawei MateBook E (2019) bisa bekerja dengan stylus M Pen Lite namun Anda mesti membelinya secara terpisah. Jika Anda telah mempunyai MediaPad M5 Lite dengan stylus M Pen Lite, Anda pun dapat menggunakannya ke Huawei MateBook E (2019). Dengan memakai stylus, teks berupa artikel tangan bisa dikonversi menjadi teks yang diketik dan Anda pun dapat menggunakannya guna menggambar, menciptakan sketsa atau melukis.
Keyboard Huawei MateBook E (2019) mempunyai tombol travel 1,3mm dan kickstand yang bisa disesuaikan dengan sudut 110 ° dan 160 °. Notebook ini pun dapat dipakai dalam mode tend andai Anda hendak menggunakan perlengkapan ini seraya berbaring dan lebih nyaman saat menyaksikan film.
Notebook ini mempunyai dua speaker dengan amplifier SmartPA ganda dan Dolby Atmos untuk empiris suara surround virtual dan imersif. Huawei MateBook E (2019) dilengkapi dengan port USB Type-C yang menyokong pengisian daya, transfer data, dan juga bermanfaat sebagai DisplayPort, dan jack audio 3.5mm.

Tak melulu itu, Huawei pun telah menambahkan fitur Huawei Share 3.0 One Touch yang memungkinkan Anda guna mentransfer file dari smartphone kita ke perlengkapan Huawei MateBook E (2019) dan kebalikannya dengan paling mudah.

Huawei MateBook E (2019) ditenagai baterai 36,3Wh yang dapat meluangkan daya sampai 10 jam pemutaran media dengan tingkat kecerahan layar 50%. Huawei menuliskan bahwa Huawei MateBook E (2019) menyokong pengisian cepat, yang memungkinkan Anda dapat mengisi daya dari posisi 0% sampai 88% melulu dalam masa-masa 1,5 jam.
Huawei MateBook E (2019) mempunyai ketebalan melulu setebal 8.5mm (tanpa keyboard), lebar 278.2mm dan tinggi 194.22mm. Bobotnya 698 gram dan selama 1,173 kg ketika Anda memasang keyboard.

Huawei MateBook E (2019) ditawarkan dalam sejumlah pilihan warna yaitu Titanium Ash dan Charm Blue Sea. Perangkat ini dibanderol dengan harga ¥ 3,999 (USD$ 595 atau Rp.8,9 jutaan) guna versi ROM 256GB dan ¥ 4,999 (USD$ 744 atau Rp.11,2 jutaan) guna versi 512GB.

EnGenius Kenalkan Teknologi dan Perangkat Baru untuk Menopang SMB

EnGenius Kenalkan Teknologi dan Perangkat Baru untuk Menopang SMB

EnGenius Networks (S) Pte. Ltd, mengenalkan perangkat access point 11ax yang terdiri dari EWS357AP 802.11ax 2×2 Managed Indoor Wireless Access Point, access point 11ax 2×2 kesatu di industri, dan EWS377AP 802.11ax Managed Indoor Wireless Access Point guna lingkungan dengan kepadatan tinggi. Access point (AP) 11ax menawarkan peradaban yang signifikan dari generasi sebelumnya dalam empiris Wi-Fi sampai-sampai perusahaan berskala menengah dapat menikmati pelayanan Wi-Fi berbobot | berbobot | berkualitas korporat.

“Kami di EnGenius mempercayai bahwa teknologi Wi-Fi teranyar harus bisa diakses perusahaan berskala kecil dan menengah, tidak saja perusahaan besar. Varian produk teranyar dari EnGenius menghadirkan fitur-fitur teranyar yang dapat dicapai oleh SMB berbasis canggih (HI Tech). AP 11ax kepunyaan EnGenius menjamin keterampilan nirkabel yang paling cepat, suatu teknologi nirkabel future-proof untuk menyokong Industri 4.0 dan tren IoT,” kata Lawrence Lim, Regional GM (APAC & Middle East), EnGenius Networks (S) Pte Ltd.

Access point 11ax 2×2 yang revolusioner menyesuaikan permintaan konektivitas Wi-Fi perusahaan berskala kecil dan menengah dengan memenuhi keperluan mayoritas klien ketika ini, yakni 1×1 and 2×2. Ini pun memungkinkan peradaban dalam jaringan tanpa membutuhkan restrukturisasi yang signifikan. Pada ketika bersamaan, mendukung keperluan perangkat dan software yang telah ada dan yang bakal datang. Di samping kompatibel dengan jaringan nirkabel mula-mula (legacy network), perlengkapan ini pun memperkuat kapasitas dan cakupan pita frekuensi 2,4 GHz dan 5GHz. Dengan bandwidth aktual (throughput) yang lebih tinggi dan jeda masa-masa (latency) yang lebih rendah, 11ax menjanjikan hub jaringan canggih yang dapat menanggulangi keragaman perlengkapan nirkabel yang terhubung ke broadband, sebuah penambahan dari access point sebelumnya, yaitu 11ac.

EnGenius mencantumkan chipset teranyar dari Qualcomm pada EWS357AP yang menonjolkan teknologi 11ax dalam meningkatkan keterampilan Wi-Fi dan memperkuat jaringan bisnis kecil dan menengah. Teknologi 802.11ax baru (Wi-Fi 6) di bina di atas penyebaran real-world 802.11ac. Sebagai unsur dari Wi-Fi generasi mendatang, 11ax tidak melulu sekadar menonjolkan kecepatan, tapi pun peningkatan kapasitas, efisiensi, jangkauan serta kemampuan, khususnya di lingkungan yang padat.

“Banyaknya jenis perlengkapan yang berebut koneksi nirkabel di lokasi kerja canggih menuntut penyelesaian untuk jaringan yang lambat atau padat,” kata Nick Kucharewski, Wakil Presiden dan Manager Umum, infrastruktur dan jaringan kabel/nirkabel, Qualcomm Technologies, Inc. “Dengan memanfaatkan teknologi Wi-Fi 6 Qualcomm Technologies, EnGenius menyerahkan solusi Wi-Fi 6 2×2 yang dirancang guna menjawab keperluan kapasitas di jaringan perusahaan, sembari mengoptimalkan kinerja nirkabel guna lebih tidak sedikit perangkat dan pemakai ketimbang sebelumnya.”

Bagi SMB yg memakai EWS357AP dapat memungut keuntungan teknologi 11ax, yang memungkinkan pemakaian saluran yang lebih efisien, meminimalisir jeda masa-masa antara AP dan perlengkapan klien, serta meluangkan fitur-fitur inovatif lainnya, seperti:
• OFDMA (Orthogonal Frequency Division Multiple Access), yakni kiat multiple access yang memungkinkan tidak sedikit pemakai berbagi bandwidth yang sama
• Uplink dan downlink MU-MIMO, meyakinkan keandalan sinyal dan penerimaan yang optimal

• BSS Coloring, yaitu menandai (tag) paket dengan warna untuk memisahkan antara set layanan dasar yang berdekatan

• Waktu bangun target, fitur irit daya yang memungkinkan penjadwalan masa-masa bangun (wake time)
Access point 2X2 yang ramping dan irit biaya, EWS357AP dilengkapi dengan fitur berkelas korporat laksana konfigurasi masal sampai-sampai perusahaan dapat menginstal dengan cepat dan gampang ke jaringan yang telah ada. Perangkat ini support kecepatan sampai 1.200 Mbps pada pita frekuensi 5GHz dan 574 Mbps pada pita frekuensi 2,4 GHz. Dilengkapi komponen piranti kerasi tercanggih dan sokongan untuk kompitasi kuat, AP ini bekerja lebih cepat, lebih efisien, dan lebih irit daya sampai-sampai ideal guna SMB. EWS357AP dapat dengan gampang dan cepat disetup tanpa mesti mengolah jaringan infrastruktur yang telah ada, sampai-sampai dapat menghemat perkiraan maupun sumber daya.

EnGenius pun menawarkan penyelesaian yang tepat dengan kecepatan yang lebih baik guna SMB yang bertempat di lingkungan dengan kepadatan lebih tinggi. Sebagai produsen produk jaringan data dan telepon yang populer, EnGenius pun meluncurkan perlengkapan AP 802.11ax 4×4. Perangkat EWS377AP siap ditempatkan untuk menambah teknologi 802.11ax yang menawarkan kombinasi software klien EnGenius. Kinerja nirkabel super cepat ini ialah jawaban atas keperluan nirkabel di masa mendatang untuk menginjak Industri 4.0 dan mengekor perkembangan IoT. Perangkat ini support kecepatan sampai 2.400 Mbps pada pita frekuensi 5 GHz dan 1.148 Mbps pada pita frekuensi 2,4 GHz.

“Access point 11ax ialah Wi-Fi generasi berikutnya dengan kapasitas lebih banyak yang melayani tidak sedikit perangkat sekaligus, suatu solusi guna klien berkapasitas tinggi. Peningkatan throughput rata-rata empat kali per perlengkapan di penempatan yang padat sampai-sampai lebih efisien. Selain ketenteraman nirkabel yang diperkuat WPA2 dan WPA3, AP 11ax bisa dikelola melewati manajemen jaringan EnGenius ezMaster dan bebas lisensi,” Lawrence Lim menyampaikan.